
BANDUNG, KabarKampus – Bursa calon Ketua Ikatan Alumni (Ilumni) Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan (FH Unpar) masa bakti 2025–2029 mulai menghangat. Salah satu figur menonjol yang resmi menyatakan kesiapannya untuk maju adalah Noverizky Tri Putra Pasaribu. Pria yang akrab disapa Kiky ini akan mencalonkan diri dalam Kongres ke-VIII Ilumni FH Unpar yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Januari 2026 mendatang di Kampus Unpar, Bandung.
Dalam keterangannya, alumni FH Unpar angkatan 2003 ini mengaku terpanggil untuk memimpin karena melihat besarnya potensi alumni yang belum dikelola secara optimal. Ia menilai, organisasi alumni seharusnya menjadi wadah strategis untuk memperkuat koneksi lintas angkatan dan profesi.
Guna menjawab tantangan tersebut, Kiky mengusung konsep One Single Aspiration Center, sebuah pusat aspirasi dan konektivitas alumni yang terintegrasi secara digital. “Saya datang bukan membawa slogan semata, tetapi membawa kegelisahan. Alumni FH Unpar jumlahnya besar dan kualitasnya luar biasa, tetapi belum terkoneksi dengan baik secara sistemik,” ujar Kiky dalam keterangan tertulisnya.
Gagasan ini lahir dari pengalaman pribadinya yang merasakan keterbatasan akses terhadap jejaring senior maupun informasi lintas angkatan. Untuk memperkuat visinya, Kiky memperkenalkan jargon MUST (Maju Untuk Semua Terakomodasi). Slogan ini mencerminkan komitmennya untuk memastikan organisasi mampu merangkul seluruh alumni tanpa memandang angkatan, profesi, maupun wilayah domisili.
Jika dipercaya memimpin, Kiky telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk membawa Ilumni FH Unpar menjadi wadah networking terbaik di Indonesia dengan Ekspansi Jaringan, Interconnection Night, Penguatan Kelembangan, dan Digital Database. Kiky juga menekankan pentingnya peran sosial dengan memfasilitasi kegiatan bakti sosial rutin bersama alumni lintas fakultas, sejalan dengan semboyan Unpar, yaitu “Bakuning hyang mrih guna santyaya bhakti” (Berdasar pada Ketuhanan, menuntut ilmu untuk dibaktikan kepada masyarakat).
Menariknya, Kiky menegaskan bahwa kepemimpinannya nanti tidak akan bersifat tokoh sentris. Menurutnya, kemajuan organisasi harus bertumpu pada kekuatan institusi Ilumni FH Unpar secara berkelanjutan, bukan pada kultus individu sang ketua. “Kami ingin mendorong alumni Unpar agar dapat berperan sebagai platform utama dalam kontribusinya di level nasional,” tandasnya.
Noverizky Tri Putra Pasaribu merupakan sosok yang malang melintang di dunia hukum internasional. Ia meraih gelar Master of Laws (LL.M.) dari Gulf International Institute, Houston, Texas, AS, dan sempat berkarier sebagai Legal Associate di firma hukum ternama di Houston. Tak berhenti di sana, ia menyelesaikan program Master of Advanced Studies di Universitas Leiden, Belanda, serta menerima beasiswa eksklusif dari European Law Students’ Association (ELSA) untuk mendalami Hukum Ekonomi Internasional di Universitas Barcelona.
Saat ini, ia aktif sebagai Founding Partner di kantor hukum AM Oktarina, spesialis di bidang Hukum Komersial dan Korporasi.






