More

    Pemprov Jabar Gandeng Mahasiswa Jadi Garda Depan Penanggulangan Kemiskinan

    Gedung Sate, kantor Pemerintahan Provinsi Jawa Barat. (Foto: tripadvisodr.co.id)

    Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus memperkuat strategi penanggulangan kemiskinan dengan melibatkan perguruan tinggi sebagai mitra utama. Kolaborasi dengan mahasiswa dinilai menjadi langkah konkret dan berkelanjutan untuk menekan angka kemiskinan serta pengangguran di wilayah Jawa Barat.

    Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat kemiskinan Jawa Barat per Maret 2025 berada di angka 7,02 persen. Angka tersebut menunjukkan penurunan dibandingkan September 2024 sebesar 7,08 persen dan Maret 2024 yang masih berada di level 7,40 persen. 

    Meski tren menurun, jumlah penduduk miskin di Jawa Barat masih mencapai sekitar 3,65 juta jiwa. Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak ingin berpuas diri meski capaian tersebut berada di bawah rata-rata nasional.

    - Advertisement -

    “Kami serius sekali dengan kekurangan ini yakni kemiskinan kita masih di angka 7,02%, walaupun ada penurunan tentu kita hajar terus ya. Kita di bawah rata-rata nasional, jauh di bawah rata-rata nasional, ya tetapi tentu harapan kita lebih kecil dan lebih bagus itu tantangan kita di 2026,” ujar Herman seperti dikutip dari Detik (6/1).

    Selain kemiskinan, persoalan pengangguran juga menjadi perhatian serius Pemprov Jabar. Tingkat pengangguran di provinsi ini masih berada di angka 6,7 persen. “Kemudian pengangguran juga masih 6,7%. Ini pun kita perhatikan dengan baik ya. Kita akan habis-habisan nih untuk menurunkan pengangguran,” lanjutnya.

    Herman optimistis, upaya menekan kemiskinan dan pengangguran dapat berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang terus dijaga. Salah satu strategi jangka menengah dan panjang yang kini diperkuat adalah kolaborasi dengan perguruan tinggi. “Kita optimis walaupun ada tantangan terutama terkait kemiskinan dan pengangguran dan insyaallah dengan pertumbuhan ekonomi yang terus kita jaga pada akhirnya pasti berdampak, pasti berdampak ke pengangguran, ke kemiskinan turun dan bahkan kami sekarang sudah mulai kolaborasi dengan perguruan tinggi,” ungkap Herman.

    Bersambung ke halaman selanjutnya –>

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here