
MAKASSAR, KabarKampus – Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar rangkaian kegiatan ramah tamah dan yudisium bagi calon wisudawan periode I Tahun 2026 dari berbagai fakultas sebagai bagian dari persiapan menuju wisuda yang akan dilaksanakan di Hotel Claro, Makassar, Kamis (16/4).
Salah satu kegiatan berlangsung di Aula Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) UMI pada Rabu (15/4/2026). Acara ini diikuti oleh 17 calon wisudawan dan wisudawati yang terdiri dari 11 laki-laki dan 6 perempuan. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Rektor UMI, pimpinan fakultas, dosen, perwakilan alumni, serta orang tua dan keluarga peserta.
Dalam sambutannya, Dekan FPIK UMI Prof. Dr. Ir. Hj. Hasnidar, M.S., IPM., memaparkan perkembangan fakultas sebagai bentuk akuntabilitas kepada publik. Ia menyampaikan bahwa FPIK telah meraih akreditasi Unggul dan menghasilkan 2.720 alumni yang kini berkiprah di berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, dunia usaha, akademisi, hingga wirausaha.
Ia juga menyoroti bahwa salah satu calon wisudawan periode ini merupakan anggota DPRD Kabupaten Halmahera Timur, yang menjadi bukti bahwa lulusan FPIK mampu berperan sebagai profesional sekaligus pengambil kebijakan. FPIK saat ini didukung oleh 30 dosen, termasuk 10 guru besar.
Dalam kesempatan tersebut, dekan juga menyampaikan apresiasi kepada yayasan dan pimpinan universitas atas dukungan yang telah diberikan dalam pengembangan fakultas. Kepada para calon wisudawan, ia mengingatkan bahwa keberhasilan akademik merupakan hasil proses panjang yang membutuhkan ketekunan.
Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kompetensi keilmuan, nilai spiritual, dan karakter islami sebagai bekal menghadapi dunia kerja. Selain itu, apresiasi juga disampaikan kepada para orang tua atas kepercayaan yang diberikan kepada FPIK dalam mendidik putra-putri mereka.
Di akhir sambutannya, dekan mengajak para lulusan untuk menjadi representasi terbaik almamater melalui integritas dan capaian nyata di masyarakat. Sementara itu, Rektor UMI Prof. Dr. H. Hambali Thalib, S.H., M.H., memberikan apresiasi atas capaian FPIK yang dinilai terus berkembang secara positif.
Ia menilai FPIK sebagai salah satu fakultas dengan jenjang pendidikan lengkap dan didukung sumber daya dosen yang mumpuni. Rektor juga mendorong penguatan strategi promosi fakultas, termasuk melalui pemanfaatan desa binaan sebagai sarana memperkenalkan program beasiswa dan keunggulan akademik kepada masyarakat.
Ia menilai sektor perikanan dan kelautan memiliki potensi besar, sehingga lulusan diharapkan mampu menjadi duta yang membawa nama baik fakultas. Di sisi lain, Fakultas Hukum (FH) UMI juga menyelenggarakan ramah tamah dan yudisium di Phinisi Ballroom Claro Hotel, Makassar, pada hari yang sama.
Kegiatan ini diikuti oleh 337 calon alumni yang terdiri dari 149 laki-laki dan 188 perempuan dari lima departemen atau peminatan. Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI, Prof. Dr. Hj. Masrurah Mokhtar, M.A., dalam sambutannya mengingatkan pentingnya semangat belajar sepanjang hayat di tengah persaingan dunia hukum yang semakin kompetitif.
“Tidak ada kata terlambat untuk belajar. Di tengah meningkatnya jumlah peminat di bidang hukum, persaingan tentu semakin ketat. Karena itu, setiap lulusan dituntut untuk terus memperdalam ilmu dan meningkatkan kualitas diri,” ujarnya seperti dikutip dari situs UMI.
Senada dengan hal tersebut, Rektor UMI kembali menegaskan bahwa lulusanFakultas Hukum memiliki peran strategis di berbagai sektor. “Kalian adalah bagian dari sivitas akademika UMI. Alumni Fakultas Hukum UMI telah banyak menunjukkan kiprahnya, bahkan menduduki jabatan strategis hingga tingkat menteri,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa yudisium bukanlah akhir dari perjalanan akademik, melainkan awal dari kontribusi di tengah masyarakat. “Yudisium merupakan pelepasan secara formal, namun bukan berarti hubungan dengan almamater terputus. Silakan melangkah ke depan dengan membawa nama baik dan menjaga kehormatan almamater,” lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor turut menyinggung pengembangan akademik di FH UMI, termasuk pembukaan Program Magister Kenotariatan sebagai satu-satunya program sejenis di perguruan tinggi swasta di wilayah Sulawesi. Melalui rangkaian kegiatan ini, UMI berharap para lulusan dari berbagai fakultas dapat memasuki dunia profesional dengan bekal kompetensi, integritas, serta komitmen untuk menjaga nama baik almamater dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.






