More

    PTS Mulai Kesulitan Mendapat Mahasiswa, Biaya Kuliah Jadi Sorotan

    JAKARTA, KabarKampus – Persaingan mendapatkan mahasiswa baru menjadi persoalan yang semakin mendapat perhatian dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi. Perguruan Tinggi Swasta (PTS) menghadapi tantangan ketika mahasiswa baru terkonsentrasi pada kampus tertentu, sementara sebagian PTS masih sangat bergantung pada pemasukan dari uang kuliah.

    Persoalan tersebut kembali disorot Komisi X DPR dalam evaluasi pelaksanaan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) 2026. Anggota Komisi X DPR Furtasan Ali Yusuf menilai perlu ada kajian untuk mengetahui penyebab mahasiswa baru lebih banyak memilih perguruan tinggi tertentu.

    Menurut Furtasan, faktor yang memengaruhi pilihan mahasiswa dapat berkaitan dengan biaya, pelayanan, fasilitas, maupun keunggulan yang ditawarkan masing-masing perguruan tinggi. Baginya, persaingan tidak sehat antara perguruan tinggi swasta dan swasta. 

    - Advertisement -

    Faktanya adalah ada mahasiswa yang terkonsentrasi pada satu perguruan tinggi. “Nah, ini saya minta tadi, tolong dikaji, faktor apa yang mendampak itu. Apakah faktor biaya, pelayanan, faktor gedung, atau apa? Oleh karenanya, saya mendorong agar penerimaan mahasiswa baru jangan berlomba secara kuantitas, tapi harus seleksi berdasarkan kualitas,” kata Furtasan seperti dikutip dari E-Media DPR RI (2/10/2026).

    Kekhawatiran mengenai distribusi mahasiswa tidak hanya muncul di antara PTS. Data Panitia Kerja SPMB Komisi X menunjukkan masih terdapat kapasitas perguruan tinggi negeri yang belum terisi pada penerimaan tahun sebelumnya. Sebanyak 60.131 atau 9,58 persen daya tampung PTN tercatat tidak terisi. 

    Dari jumlah tersebut, 17.816 calon mahasiswa yang sudah dinyatakan diterima tidak melanjutkan proses daftar ulang. Angka tersebut menjadi salah satu bahan evaluasi terhadap pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru. Komisi X menilai penyebab calon mahasiswa tidak melanjutkan registrasi perlu ditelusuri, termasuk kemungkinan persoalan keterjangkauan biaya pendidikan.

    Kemdiktisaintek juga mencatat bahwa dukungan pembiayaan mahasiswa menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam evaluasi SPMB 2026. Persoalan tersebut dinilai berkaitan dengan keputusan calon mahasiswa untuk meneruskan proses pendidikan hingga tahap daftar ulang.

    Kondisi ini menunjukkan bahwa persoalan penerimaan mahasiswa tidak hanya berkaitan dengan jumlah pendaftar. Kemampuan keluarga membiayai pendidikan juga menjadi bagian dari keputusan calon mahasiswa ketika menentukan pilihan perguruan tinggi.

    Biaya Kuliah Ikut Menentukan Persaingan

    Bersambung ke halaman selanjutnya –>

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here