More

    Tim Mapala UI Terima Penghargaan Dari UI

    Ahmad Fauzan Sazli

    Ketua Mapala UI M.Ismatullah mewakili Mapala UI menerima piagam penghargaan dari Rektor UI Prof. Gumilar. FOTO : Kantor Komunikasi UI

    JAKARTA, KabarKampus – Keberhasilan Tim Mapala UI bersama dengan Tim Marinir menemukan Pesawat Sukhoi Super Jet 100 mendapat penghargaan dari civitas akademika UI. Piagam pengharagaan tersebut diberikan oleh  Rektor Universitas Indonesia, Prof. Dr. der Soz. Gumilar Rusliwa Somantri di Balai Kirti, Pusat Administrasi UI, Kampus Depok, Rabu, (23/05).

    Piagam penghargaan ini diberikan sebagai wujud apresiasi dan dukungan UI atas dharma bhakti Mapala UI yang sigap memberikan bantuan dalam penanganan musibah kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100.

    - Advertisement -

    Tim Mapala UI bersama dengan Tim Marinir menjadi tim pertama yang menemukan lokasi jatuh pesawat Sukhoi Superjet 100, yaitu pada Jumat (18/5) pagi. Kemudian, di bawah koordinasi Basarnas, Tim Mapala UI bersama Tim Marinir, Kopassus, Kostrad, Brimob Polri, Tim SAR, Tagana, Federasi Panjat Tebing Indonesia, dan tim lainnya melanjutkan pencarian sampai pencarian dinyatakan dihentikan.

    Anggota Mapala UI yang pertama kali menemukan lokasi jatuh pesawat Sukhoi adalah yang tergabung dalam Tim Advance yang diketuai Ade Wahyudi (alumni FMIPA) dan beranggota Ridwan Hakim (FMIPA UI 2010), Kurniadi (FMIPA UI 2010) dan Komarun (Vokasi UI 2010). Untuk membantu menemukan Pesawat Sukhoi tersebut Mapala UI mengirimkan 15 orang yang membantu secara bergantian. Tim Mapala UI ini dipimpin oleh Muhammad Ismatullah (FISIP UI 2007).

    “Penghargaan ini bukan klaim bahwa mahasiswa UI berjasa. Namun kami bangga karena mereka tanpa disuruh, merasa peka dan langsung terjun (ke lapangan). Melalui penghargaan ini kami ingin beri dorongan dan tantangan untuk selalu melakukan hal yang positif.” Kata Gumilar  dalam sambutannya, seperti yang dilangsir dari humas UI, Rabu, (23/05).

    Gumilar menambahkan, bahwa piagam ini memang merupakan simbol apresiasi UI kepada Mapala UI, namun pengalaman yang didapat serta rasa kepedulian terhadap alam, lingkungan, dan sesama adalah piagam yang paling berharga yang dapat dibawa pulang.

    Ketua Mapala UI Muhammad Ismatullah mengatakan, bahwa penghargaan ini merupakan bentuk dorongan dan penyemangat bagi Mapala UI sekaligus penghargaan bagi semua tim penyelamat yang bekerja keras dalam musibah pesawat Sukhoi. Ia juga berharap kedepannya Mapala UI dapat memberikan kontribusi terus dalam berbagai hal yang berkaitan dengan pengabdian masyarakat.

    Serpihan Pesawat Sukhoi Superjet 100 yang didokumentasikan langsung oleh Tim Mapala UI. FOTO : Dok Mapala UI

    Mapala UI juga berencana untuk mengadakan ‘operasi bersih’, yaitu gerakan untuk memulihkan keadaan alam Gunung Salak yang rusak akibat kecelakaan pesawat Sukhoi.

    Selain Mapala UI, Gumilar juga mengapresiasi warga UI lain yang juga memberikan kontribusi dalam penanganan musibah kecelakaan pesawat Sukhoi, antara lain para dosen dan peneliti yang merupakan bagian dari Tim DVI (Disaster Victim Identification).[]

     

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here