More

    MKRI Ultimatum SBY Dengan Baliho Raksasa

    Ahmad Fauzan Sazli

    05 03 2013 Maklumat MKRI_ fzn

    Seorang perempuan melintas di depan baliho raksasa berisi maklumat kepada SBY di jalan Diponegoro, Jakarta, Selasa, (04/03/2013). FOTO : AHMAD FAUZAN Sazli

    - Advertisement -

    JAKARTA, KabarKampus – Majelis Kedaulatan Rakyat Indonesia (MKRI) memasang baliho raksasa berukuran 24 x 4 meter di jalan Diponegoro, nomor 58, Jakarta, Selasa, (05/03/2013). Baliho tersebut berisikan maklumat kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono .

    Isi maklumat tersebut adalah menuntut SBY untuk menasionalisasi tambang dan migas, menyelesaikan kasus-kasus korupsi besar, menghentikan liberalisasi impor, menurunkan harga, serta menghentikan segala bentuk kekerasan dan pelanggaran HAM.

    Adhie Massardi, Sekjen MKRI mengatakan, maklumat tersebut merupakan tuntutan yang harus SBY laksanakan dengan batas waktu hingga 24 Maret 2013. “Bila SBY tidak sanggup melaksanakan, mereka mengultimatum SBY untuk mundur,” kata Adhie di jalan Diponegoro.

    Menurut Adhie, Jika SBY juga tak mau mundur, mereka akan melakukan perlawanan. Untuk melakukan perlawanan itu mereka sudah menyiapkan stamina. Setelah tanggal 24 Maret  nanti mereka akan melakukan aksi di berbagai titik di Jakarta, dan di sejumlah daerah.

    “Kami optimis SBY turun,” kata Adhie.

    Ia mengungkapkan, bahwa saat ini sudah tidak ada yang menghendaki rezim SBY tetap berlangsung. Seperti diketahui bahwa partai rezim tersebut dan kabinetnya korup. Mereka juga tidak percaya terhadap KPU. Bagi mereka KPU adalah lembaga yang tidak jujur.

    “Hal ini yang membuat kami kompak ingin menghentikan rezim ini,” jelas Adhie.

    Pemasangan baliho raksasa ini dihadiri oleh sejumlah pengurus MKRI seperti Ratna Sarumpaet (ketua MKRI), Eghi Sudjana, Roy Simanjuntak, dan Erwin Usman, dan sejumlah aktivis lainnya.[]

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here