Ahmad Fauzan Sazli

JAKARTA, KabarKampus – Puluhan mahasiswa Universitas Nasional (Unas) yang tergabung dalam Unas Bergerak membakar bendera atau simbol partai politik di depan kampus Unas, Jakarta, Selasa, (08/04/2014). Aksi ini dilakukan terhadap seluruh partai politik peserta pemilu 2014.
“Pemilu hari ini adalah memilih wakil partai bukan memilih wakil rakyat. Orang-orang yang akan duduk di parlemen adalah orang-orang sudah jelas hanya membela kepentingan partai daripada kepentingan rakyat,” kata Putra Batubara, Selasa, (08/04/2014).
Menurut Putra, seperti diketahui anggota legislatif banyak yang melakukan korupsi. Mereka melakukan itu untuk partai mereka. Apalagi pada hari ini sebagian besar Caleg adalah wajah-wajah lama.
Tak hanya itu, menurut Putra, sebelum pada saat mereka kampanye, Caleg tersebut juga melakukan kampanye dengan cara transaksional atau politik uang. Bahkan ada Caleg di Riau yang bagi-bagi sabu.
Putra mengungkapkan, apa yang mereka lakukan bukan mengajak masyarakat dan mahasiswa untuk Golput, melainkan agar masyarakat tahu Caleg dari partai politik itu banyak yang hanya mementingkan kepentingan partainya.
“Bakar bendera ini adalah simbol kekecewaan kami terhadap partai politik,” tegas Putra.
Dalam aksi yang berlangsung sekitar satu jam tersebut, mahasiswa juga memblokir jalan di depan kampus. Selanjutnya mereka melakukan orasi secara bergantian dan menyebarkan selebaran kepada pengguna jalan yang lewat.
Aksi ini berlangsung damai, tanpa penjagaan polisi.[]






