More

    Wanadri Buka Pojok Baca Petualang di Bandung

    Mega Dwi Anggraeni

    Koleksi buku di  perpustakaan
    Koleksi buku di perpustakaan Pustaka Tropis. Foto : Mega Dwi Anggraeni

    BANDUNG, KabarKampus – Setelah 50 tahun berdiri, Wanadri akhirnya membuat perpustakaan yang terbuka untuk umum. Perpustakaan bernama Pustaka Tropis tersebut terletak di Jalan Batik Jonas No. 11, Sukaluyu, Bandung.

    Cukup banyak referensi yang ditawarkan di perpustakaan ini. Mulai dari Pendidikan Dasar Wanadri, laporan-laporan perjalanan, buku novel hingga peta. Bahkan, untuk pengunjung yang membutuhkan peta badan informasi geospasial bisa mendapatkannya di tempat ini.

    - Advertisement -

    “Kami juga menyediakan peta bakosurtanal, harganyanya 40 ribu rupiah. Jadi yang membutuhkannya untuk ekspedisi tidak perlu jauh-jauh lagi datang ke Bogor,” kata Indra Hidayat, Kurator Pustaka Tropis kepada Kabar Kampus, Senin (07/07/2014).

    Menurut Indra, Wanadri membuka perpustakaan baru tersebut untuk menarik masyarakat umum untuk bisa lebih mengenal Perhimpunan Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung tersebut tanpa merasa sungkan. Karena selama ini, tambah Indra, warga yang datang ke Sekretariat Wanadri di Jalan Aceh, Bandung, selalu terlihat tidak nyaman.

    “Bukan berarti di sana tidak terbuka, tetapi Pustaka Tropis ini lebih terbuka untuk umum. Di sini, teman-teman yang ingin mengetahui banyak hal tentang ekspedisi bisa bertanya tanpa perlu merasa sungkan,” jelas Indra.

    Selain untuk membuat masyarakat lebih merasa nyaman, Indra juga mengatakan, Pustaka Tropis juga bisa menjadi tempat referensi. Karena menurut Indra, Wanadri juga ingin membuat budaya literasi menjadi bagian dari petualang.

    Meskipun baru akan diresmikan pada 19 Juli mendatang, Indra mengatakan sudah ada beberapa  kegiatan yang dilakukan di Pustaka Tropis. Salah satunya diskusi dan pameran foto yang berlangsung pada Sabtu (5/7/2014) lalu. Bahkan, menurut Indra, beberapa mahasiswa juga sudah sering datang ke perpustakaannya.

    “Tempat ini kan baru dua bulan, sekitar April. Tetapi sejak mulai bebenah sudah ada teman-teman mahasiswa yang sudah sering datang ke sini, para Pecinta Alam juga menjadikan Pustaka Tropis ini sebagai tempat survei,” imbuhnya.

    Indra menambahkan, sampai akhir Juli nanti berbagai kegiatan akan dilakukan di Pustaka Tropis. Teman-teman yang bisa melihat pameran foto dari berbagai ekspedisi. Fotonya dipajang di beberapa sudut perpustakaan. “Selain itu nanti ada screening dan juga diskusi tentang perjalanan,” pungkasnya.[]

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here