More
    Home UTAMA PERISTIWA Tim Homeless Indonesia Taklukan Prancis 9 - 2

    Tim Homeless Indonesia Taklukan Prancis 9 – 2

    Pemain tim Indonesia, Dego Z. Arifin (tengah) berupaya melewati hadangan peman dalam babak penyisihan Grup F Homeless World Cup 2018 di Zocalo, Mexico City, Selasa (13/11). Tim Indonesia memenangkan pertandingan dengan skor 9-2. [Adi Marsiela]
    Pasca kalah dramatis 6-7 atas Polandia, tak membuat nyali tim Homeless World Cup ciut, mereka justru tampil lebih gagah ketika menghadapi tim Prancis di Zocalo, Mexico City, pada Selasa, (13/11/2018). Pada pertandingan kedua mereka ini berhasil mengandaskan Prancis dengan skor akhir 9-2.

    Pertandingan Indonesia melawan Polandia merupakan pertandingan pertama tim Homeless Indonesia pada babak penyisihan di grup F. Kemudian setelah melawan tim Polandia, tim Indonesia pun lanjut melawan tim Prancis.

    Kemenangan besar Indonesia ini tidak lepas dari penampilan meyakinkan dari Rizal Ferdian yang mencetak lima gol ke gawang Prancis. Hingga tujuh menit pertama berakhir, Indonesia unggul 6 gol tanpa balas.

    - Advertisement -

    Memasuki babak dua, tim yang bermaterikan, Rizal Ferdian Somawijaya, 24 tahun, Eva Dewi Rahmadiani, 34 tahun, Dego Z. Arifin, 25 tahun.  Adam Riyaldi, 21 tahun, Miftaul Maarif, 19 tahun, M. Fajar Priatna, 25 tahun, Rizal Eka Saputra, 26 tahun, dan Yandi Abdul Rajab, 24 tahun tampil semakin percaya diri.

    Apalagi para pemain mendapatkan dukungan langsung Duta Besar Yusra Khan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia Mexico City yang hadir bersama staf dan beberapa warga negara Indonesia.

    Samsul Rizal asal Lombok yang masuk di babak kedua berhasil mencetak gol pertamanya. Disusul berturut-turut gol dari Dego, serta dua gol dari Yandi.

    Pelatih tim nasional, Aulia Rahman juga memasukkan Eva pada beberapa menit menjelang pertandingan berakhir. Eva merupakan satu-satunya pemain perempuan dalam tim dan yang pertama diturunkan selama keikutsertaan Indonesia dalam HWC sejak tahun 2011 silam.

    “Begitu permainan tim terlihat lebih solid, rotasi kami lakukan,” ujar Aulia.

    Kemenangan ini membuktikan tim Indonesia sudah bangkit dari kekalahan 6-7 saat menghadapi Polandia. Pada pertandingan pertama, Indonesia sempat tertinggal 1-5 oleh Polandia di babak satu. Tim Indonesia sempat menyamai kedudukan menjadi 5-5 hingga akhirnya unggul 6-5.

    Namun 15 detik menjelang pertandingan berakhir, gawang yang dijaga Adam Riyaldi asal Lombok kebobolan. Pertandingan dilanjutkan dengan adu penalti. Dego yang jadi eksekutor gagal menyarangkan bola ke gawang lawan. Sementara Polandia sukses membuat gol. Pertandingan berakhir dengan skor 7-6 untuk Polandia.

    “Pertahanan kami di babak pertama itu terlalu terbuka. Permainan anak-anak juga terfokus untuk mengejar kemenangan sehingga terburu-buru dan kurang tenang. Ini malah membuat kami tertinggal di babak awal,” ujar Aulia.

    Hasil menang satu kali dan kalah adu penalti menempatkan Indonesia pada posisi dua klasemen sementara Grup F dengan 4 poin. Sementara Polandia berada di puncak dengan 5 poin. Dalam HWC, setiap tim yang menang adu penalti mendapatkan 2 poin sementara lawannya 1 poin. Sedangkan tim yang menang dalam waktu 2 x 7 menit akan mendapatkan 3 poin.

    Pada hari kedua, Indonesia akan menghadapi Kroasia pada Rabu, 14 November 2018 pukul 9:40 dan Denmark pada pukul 14:40 waktu setempat.[]

     

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here