
JAKARTA, KabarKampus – Massa Free Palestine Network (FPN) menggelar aksi solidaritas terhadap Venezuela di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS), di jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (6/1/2026). Tampak massa FPN membentangkan dua spanduk besar.
Spanduk pertama bertuliskan “Solidaritas untuk Venezuela, Dunia Harus Hentikan Agresi Amerika Serikat (AS). Adapun di spanduk kedua tertulis “Agresi Militer ke Venezuela, Bukti Amerika Serikat (AS) adalah Induk Terorisme”.
Dalam orasinya di atas mobil komando, Sekretaris Jenderal FPN, Furqan AMC, menyebut peristiwa yang terjadi di Venezulea tidak berdiri sendiri. Ia satu rangkaian penindasan yang sama seperti yang dialami Palestina. Sama-sama ditindas imperialisme.
“80% senjata yang digunakan oleh Israel menggenosida rakyat Palestina datang dari Amerika Serikat. Di saat yang sama AS membutuhkan sumber daya minyak untuk menopang ekonominya. Karena itu tanpa malu Trump mengungkap motif ia menyerbu Caracas dan menculik Presiden Nicolas Maduro dan Istri adalah untuk menguasai Minyak Venezuela yang merupakan cadangan minyak terbesar di dunia,” jelas Furqan.
“Sementara itu Maduro sendiri dan rakyat Venezuela adalah pendukung setia perjuangan Palestina selama ini,” tambah Furqan.

Bersambung ke halaman selanjutnya –>






