
KUPANG, KabarKampus – Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali mencatat capaian positif dalam pengembangan akademik dan riset. Pada tahun 2025, Unwira memperoleh dana hibah penelitian sebesar Rp 2,7 miliar yang bersumber dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XV NTT, Adrianus Amheka, dalam kegiatan wisuda Unwira Kupang yang berlangsung pada Rabu (25/3/2026). Ia menyebutkan bahwa total dana hibah riset yang diterima LLDIKTI Wilayah XV pada tahun sebelumnya mencapai Rp 16,2 miliar.
“Dari total tersebut, 16,6 persen dana dikucurkan untuk Unwira Kupang sebesar Rp 2,7 miliar,” ujar Amheka seperti dikutip dari Detik.
Ia juga menambahkan bahwa meskipun pemerintah menerapkan efisiensi anggaran pada 2025, dukungan terhadap riset di perguruan tinggi swasta tetap menjadi prioritas. “Walaupun tahun lalu ada efisiensi anggaran, tetapi dukungan riset kepada PTS di seluruh Indonesia dari total 100 persen pendanaan riset dialokasikan 60 persen untuk hibah riset di PTS,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Unwira Kupang menggelar Rapat Senat Terbuka Luar Biasa dalam rangka wisuda Pascasarjana (S2) Angkatan XLV dan Sarjana (S1) Angkatan LXXIV di Aula St. Maria Immaculata. Sebanyak 489 wisudawan resmi dilepas, yang terdiri dari berbagai fakultas, di antaranya FKIP, Fakultas Teknik, FEB, FISIP, Fakultas Hukum, Filsafat, dan FST.
Rektor Unwira Kupang, Stefanus Lio, menyampaikan bahwa ratusan lulusan tersebut menunjukkan capaian akademik yang baik, termasuk mahasiswa yang mampu menyelesaikan studi dalam waktu relatif singkat. “Hari ini Unwira Kupang mewisuda 489 orang. Dari total ini, terdapat 252 orang yang mampu menyelesaikan program sarjana dalam kurun waktu tujuh semester dan pascasarjana tiga semester sebanyak 229 orang,” ujarnya seperti dikutip dari Trilolok News.
Bersambung ke halaman selanjutnya –>






