More

    Universitas Sharif Iran Diserang Militer Udara AS dan Israel

    Universitas Teknologi Sharif di Teheran dibom As-Israel Senin pagi (6/4). (Foto: Pres TV)

    TEHERAN, KabarKammpus – Universitas Teknologi Sharif di Teheran, Iran, yang dikenal sebagai salah satu pusat akademik terkemuka di negara tersebut, dilaporkan mengalami serangan udara oleh Amerika Serikat dan Israel pada Senin pagi (6/4). Serangan ini menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas kampus, termasuk gedung teknologi informasi serta beberapa laboratorium penelitian.

    Pasca insiden tersebut, Presiden Universitas Sharif, Massoud Tajrishi, bersama jajaran pimpinan kampus dan sejumlah pejabat pemerintah, termasuk Wakil Presiden Iran bidang Sains dan Teknologi Hossein Afshin serta Menteri Ekonomi Ali Madanizadeh, meninjau langsung lokasi terdampak. 

    Dalam kunjungannya, Tajrishi menyoroti kerusakan yang terjadi pada salah satu gedung universitas dan menyayangkan serangan terhadap institusi pendidikan yang berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan. Ia menegaskan bahwa universitas sebagai pusat akademik kini harus menghadapi situasi yang tidak biasa akibat konflik tersebut. 

    - Advertisement -

    Meski demikian, Tajrishi menyampaikan harapan agar rekonstruksi fasilitas kampus dapat segera dilakukan, sekaligus menegaskan komitmen untuk terus mendorong kemajuan ilmu pengetahuan demi masa depan negara. Berdasarkan laporan yang beredar, tidak terdapat korban jiwa dalam insiden ini. 

    Pihak kampus juga memastikan bahwa data akademik, penelitian, dan administrasi tetap aman karena telah dilakukan pencadangan sebelumnya, sehingga dampak terhadap sistem informasi dapat diminimalkan. Wakil Presiden Pertama Iran, Mohammad Reza Aref, turut menanggapi serangan tersebut melalui media sosial. 

    Ia menyatakan bahwa serangan terhadap universitas merupakan simbol ketidaktahuan terhadap kekuatan ilmu pengetahuan. “Serangan bom penghancur bunker di Universitas Sharif adalah simbol kewarasan dan ketidaktahuan Trump. Dia tidak mengerti bahwa pengetahuan Iran bukanlah sesuatu yang konkret untuk dihancurkan oleh bom; benteng sebenarnya adalah kemauan para profesor dan elit kita.” ujarnya seperti dikutip dari Tasnim News.

    Bersambung ke halaman selanjutnya –>

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here