
JAKARTA, KabarKampus – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) mencatat capaian positif pada penerimaan mahasiswa baru tahun 2026. Sebanyak 99 persen calon mahasiswa yang dinyatakan lolos melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) melakukan registrasi ulang dan memastikan diri menjadi bagian dari sivitas akademika UNJ.
Dari total 1.910 peserta yang diterima melalui jalur SNBP 2026, sebanyak 1.897 orang telah menyelesaikan proses daftar ulang. Artinya, hanya 13 calon mahasiswa atau sekitar satu persen yang memutuskan tidak melanjutkan proses registrasi.
Rektor UNJ, Komarudin, menilai tingginya angka registrasi ulang tersebut menunjukkan semakin kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan dan reputasi kampus. “Menunjukkan UNJ semakin menjadi pilihan utama calon mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia,” kata Komarudin dalam keterangan resmi UNJ, Kamis (25/6).
Menurutnya, UNJ terus berupaya menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas sekaligus dapat diakses oleh berbagai lapisan masyarakat. “Guna memastikan mahasiswa dapat menyelesaikan studi tanpa terkendala faktor ekonomi,” ujarnya.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui perluasan program beasiswa, bantuan pendidikan, dan berbagai dukungan akademik bagi mahasiswa. Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni UNJ, Ifan Iskandar, menjelaskan bahwa tingginya tingkat daftar ulang tidak lepas dari optimalisasi layanan informasi yang diberikan kampus kepada calon mahasiswa dan orang tua.
Dalam beberapa tahun terakhir, minat masyarakat untuk melanjutkan studi di UNJ terus menunjukkan tren positif. “Sehingga calon mahasiswa dan orang tua dapat memahami seluruh tahapan penerimaan, layanan akademik, hingga berbagai dukungan yang tersedia selama menempuh pendidikan di UNJ,” kata Ifan.
Jumlah pendaftar jalur SNBP tercatat mencapai 29.293 orang pada 2023, meningkat menjadi 32.813 orang pada 2024. Setelah sedikit menurun menjadi 31.388 pendaftar pada 2025, angka tersebut kembali melonjak pada 2026 hingga mencapai 34.852 pendaftar.
Peningkatan minat tersebut dinilai berkaitan dengan berbagai transformasi yang dilakukan UNJ, mulai dari perubahan status menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH), penguatan mutu akademik, peningkatan riset dan inovasi, hingga perluasan kerja sama internasional.
Capaian tahun ini juga menunjukkan penurunan signifikan jumlah peserta yang tidak melakukan registrasi ulang. Pada 2023 terdapat 207 peserta atau sekitar delapan persen yang tidak mendaftar ulang. Angka tersebut mencapai 269 orang pada 2024 dan 247 orang pada 2025. Sementara pada 2026 jumlahnya turun drastis menjadi hanya 13 orang.
Bersambung ke halaman selanjutnya –>






