More

    ITB Buka Layanan Vaksin Difteri

    Salah satu karyawan ITB mendapat vaksin difteri di Bumi Medika Ganesa ITB, Rabu, (03/01/2017). Dok. ITB

    BANDUNG, KabarKampus – Insitut Teknologi Bandung (ITB) membuka layanan vaksin difteri untuk sivitas akademika dan tenaga kependidikan di Klinik Bumi Medika Ganesa (BMG), ITB, Bandung. Pelayanan ini tidak hanya untuk civitas ITB, namun juga terbuka untuk umum.

    “Layanan ini terbuka untuk umum. Pegawai tidak hanya dapat mengikutsertakan anak ataupun keluarga inti. Bahkan tetangga pun juga boleh,” ujar Fivien Nur Savitri, Kasubdit Humas dan Publikasi ITB, Kamis, (04/01/2018).

     

    - Advertisement -

    Fivien menjelaskan, terdapat tiga kategori untuk setiap jenis vaksin difteri yang disediakan di Bumi Medika Ganesa ITB. Ketiganya yaitu Vaksin Td untuk anak diatas 12 tahun, Vaksin DT atau Pentagio untuk anak 5 sampai dengan 7 tahun, dan Vaksin DPT untuk anak rentang usia 2 bulan hingga 5 tahun.

    Menurut Fivien, ITB saat ini menyediakan vaksin difteri untuk 100 orang setiap harinya. Sudah ada sekitar 40 hingga 50 orang yang mendapatkan vaksin per harinya di Klinik BMG ITB.

    “Pemberian Vaksin ini untuk membantu pemerintah memutus semaksimal mungkin rantai penyebaran penyakit difteri terutama di lingkungan kampus kami dan masyarakat sekitar,” kata Fivien.

    Pelayanan vaksin difteri dibuka mulai tanggal 2 Januari 2018, dengan terlebih dahulu mendaftar melalui sambungan telepon ke 022-2500082 ext 14. Setiap orang akan dikenakan biaya sebesar 75ribu sampai dengan 230ribu rupiah tergantung jenis vaksin yang diberikan.

    “Biaya tersebut merupakan tarif minimal untuk pembelian bahan baku vaksin, bahan medis,dan layanan penyuntikan. Biaya ini lebih rendah daripada institusi lain sekitar ITB”, lanjut Fivien.

    Difteri merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri bernama Cornebacterium Diphtheria. Bakteri ini menyerang saluran pernapasan hingga menyebabkan infeksi di selaput lendir hidung dan tenggorokan.Seseorang dapat tertular wabah difteri melalui droplet yang terhirup atau masuk melalui kulit yang terluka. Penularan difteri juga bisa terjadi melalui muntahan pasien difteri atau debu yang sudah terkontaminasi difteri.[]

     

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here