More
    HomeUTAMA

    UTAMA

    Kenapa Gelar Sarjana Tidak Lagi Menjamin Naik Kelas?

    Dulu, ada satu kalimat yang begitu akrab di telinga anak-anak Indonesia. "Yang penting kuliah dulu. Nanti hidupmu akan lebih baik." Naik kelas secara ekonomi, sosial, dan dalam hidup. Tetapi beberapa tahun terakhir, janji itu mulai terdengar semakin rapuh. Banyak sarjana justru lulus dengan satu pertanyaan yang tidak pernah diajarkan jawabannya di ruang kuliah, "Setelah ini saya harus kerja di mana?"

    Jalur Mandiri PTN Perlu Dievaluasi Total, Negara Harus Kembali Mengambil Kendali

    Kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang menyeret pimpinan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menjadi momentum penting untuk mengevaluasi secara menyeluruh tata kelola penerimaan mahasiswa baru melalui jalur mandiri di perguruan tinggi negeri (PTN).

    Kemnaker Siapkan Kompetensi Tenaga Kerja Hadapi Peluang Green Jobs

    Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan kompetensi tenaga kerja untuk menghadapi peluang penciptaan lapangan kerja hijau (green jobs) yang diproyeksikan mencapai 5,3 juta hingga 9 juta lapangan kerja baru dalam 5-10 tahun ke depan. Penyiapan tersebut mencakup keterampilan siap kerja, kurikulum, instruktur, fasilitas, sertifikasi, hingga rekognisi.

    Sejarah Liberalisme dan Arah Kebijakan Ekonomi Asia Tenggara

    Menurut Prof. Jomo Kwame Sundaram, Liberalisme bukanlah konsep yang memiliki satu pengertian tunggal. Maknanya dapat berubah sesuai dengan konteks sejarah, negara, serta kepentingan politik yang melatarbelakanginya. Istilah liberalisme yang digunakan dalam kebijakan ekonomi perlu dipahami secara kritis dengan melihat siapa yang menggunakan istilah tersebut dan dalam konteks apa.

    Pasca-Muktamar, NU Didorong Kembali Fokus pada Modernisasi dan Kemandirian Pesantren

    Nahdlatul Ulama (NU) dinilai perlu kembali menempatkan modernisasi pesantren dan pemberdayaan masyarakat nahdliyin sebagai agenda utama organisasi pasca-Muktamar. Pesantren dinilai tidak lagi dapat diposisikan sekadar sebagai objek pembangunan maupun objek politik praktis, melainkan harus didorong menjadi agen perubahan yang memiliki kekuatan intelektual, ekonomi, teknologi, dan sosial.

    Dari KKN ke Inovasi, UMM Dorong Mahasiswa Hadirkan Solusi untuk Masyarakat

    UMM juga memamerkan sekitar 120 produk inovasi dan teknologi tepat guna yang dikembangkan mahasiswa berdasarkan persoalan yang mereka temui di masyarakat saat Kuliah Kerja Nyata. Program KKN tersebut melibatkan mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammaadiyah-Aisyiyah (PTMA) di Indonesia.

    Campus League Badminton 2026, Upaya Menghidupkan Kembali Ekosistem Bulu Tangkis Kampus

    Gelaran Campus League Badminton 2026 menjadi penanda kebangkitan kompetisi bulu tangkis tingkat perguruan tinggi di Indonesia. Lebih dari sekadar ajang perburuan gelar, Campus League diproyeksikan menjadi wadah bagi pebulu tangkis muda yang belum berkesempatan masuk pemusatan latihan nasional (Pelatnas).

    KABAR LAINYA