More
    HomeUTAMAPERISTIWA

    PERISTIWA

    119 Mahasiswa Magister Universitas Moestopo Ikuti Yudisium

    Sebanyak 119 mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) mengikuti prosesi yudisium yang digelar di Kampus I, Sabtu (25/4). Kegiatan ini berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, dosen, serta perwakilan mahasiswa.

    UAD Resmi Luncurkan Gerakan Minim Plastik

    Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta resmi meluncurkan gerakan #UADMinimPlastik sebagai upaya konkret menekan penggunaan plastik sekali pakai di lingkungan kampus. Program ini diperkenalkan dalam sebuah acara di Hall Kampus 4 UAD pada Senin (27/4), sebagai bagian dari komitmen menuju konsep zero waste campus.

    Rencana Kemdiktisaintek Tutup Beberapa Prodi Dinilai Mereduksi Fungsi Perguruan Tinggi

    encana Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) untuk mengevaluasi hingga menutup sejumlah program studi (prodi) yang dinilai tidak lagi relevan dengan kebutuhan industri menuai perhatian dari berbagai pihak, termasuk DPR RI.

    Uniska Hadirkan Fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU)

    Universitas Islam Kadiri (Uniska) Kediri resmi menghadirkan fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di kawasan Uniska Center sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan energi bersih dan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Peresmian fasilitas ini dilaksanakan pada Senin (27/4) dan menjadi bagian dari kolaborasi antara kampus, pemerintah daerah, serta PT PLN (Persero).

    Orasi Ilmiah di Universitas Paramadina, Menaker Yassierli: Lulusan Perguruan Tinggi Harus Miliki Strategi Triple Readiness

    Prof. Yassierli menyoroti perubahan besar dunia kerja akibat AI, digitalisasi, dan ekonomi hijau. Menurutnya, lulusan masa depan harus memiliki triple readiness: keterampilan teknis, human skills, dan kesiapan masuk pasar kerja. “AI tidak bekerja optimal tanpa Human Skills,” ujar Yassierli. Ia juga menekankan pentingnya pola pikir inovatif dan adaptif dalam menghadapi disrupsi.

    Wamenaker: Dunia Kerja Tak Hanya Lihat Ijazah, tapi juga Kompetensi

    Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menegaskan bahwa perkembangan dunia kerja saat ini menuntut pekerja memiliki kemampuan dan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri, dan tidak hanya mengandalkan ijazah. Hal ini penting agar pekerja mampu beradaptasi dengan perubahan dunia kerja yang semakin cepat.

    Sinergi Pemprov DKI dan UNJ, Kawal Masa Depan Mahasiswa Lewat KJMU hingga Cetak Wisudawan Terbaik

    Prof. Komarudin menekankan bahwa KJMU bukan sekadar bantuan biaya kuliah, melainkan juga bantuan biaya hidup yang harus dimanfaatkan secara bertanggung jawab oleh mahasiswa. Beliau juga menambahkan bahwa UNJ berkomitmen memberikan pembinaan karakter dan soft skill agar mahasiswa siap terjun ke dunia kerja. 

    KABAR LAINYA