More

    FMN : SBY Abai Atas Hukuman Mati Satinah

    Ahmad Fauzan Sazli

    24 03 2014 Save SatinahJAKARTA, KabarKampus – Satinah, seorang buruh migran asal Semarang, terancam hukuman pancung di Arab Saudi. Ia mendapat hukuman dengan tuduhan melakukan tindakan kriminal terhadap majikannya pada tahun 2007 silam dan akan dieksekusi pada tanggal 3 April 2013 mendatang.

    Satinah bisa dibebaskan dari hukuman tersebut, asalkan pemerintahan Indonesia membayarkan uang diyat sebesar 21 Milyar. Namun terbilang beberapa tahun setelah penjatuhan vonis sampai  menjelang eksekusi Satinah, belum ada tanda-tanda itikad baik yang ditunjukkan Pemerintah yakni SBY selaku kepala pemerintah/kepala negara untuk menyelamatkan Satinah dari hukuman Mati.

    - Advertisement -

    Front Mahasiswa Nasional (FMN) menilai hal tersebut merupakan bentuk abai dan tidak manusiawi dari seorang presiden. Padahal Satinah pergi ke luar negeri menjadi PRT untuk mencari nafkah akibat rendahnya lapangan pekerjaan di Indonesia. Di lain pihak, Satinah adalah satu dari sekian juta korban kemiskinan serta ketidaktahuan hukum dan rendahnya pendidikan yang diecap.

    “FMN meminta kepada SBY untuk melakukan usaha melalui Diplomasi  atau negoisasi politik dengan pemerintah Arab Saudi untuk membebaskan Satinah dari Hukuman Mati (pancung),” kata Rachmad P Panjaitan, Ketua Pimpinan Pusat FMN.

    Rachmad menegaskan, Diyat 21 Miliar adalah perkara kecil dibanding pemasukan remintasi BMI terhadap Negara Indonesia yang mencapai 100 Triliun per tahun. Membayar diyat untuk membebaskan Satinah dari Hukuman mati, sesungguhnya SBY harus menunjukkan Ketegasan sebagai Kepala Negara melalui diplomasi politiknya.

    “Tapi sampai sekarang SBY masih saja sibuk dengan kegiatan kampanyenya daripada rakyatnya,” ungkap Rachmad.

    FMN dan sejumlah organisasi masyarakat yang tergabung dalam “Jaringan Save Satinah” meminta SBY untuk membebaskan Satinah dari hukuman mati. Selain itu mereka juga tengah berpuaya untuk menjalankan aksi penggalangan dana untuk membebaskan Satinah. Rencananya mereka akan melakukan “Doa Bersama Lintas Agama untuk Satinah” pada hari Selasa mendatang 01 April 2014 di Bundaran HI.[]

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here