More

    Satu Mahasiswi Undip Tewas Saat Arung Jeram di Garut

    Ahmad Fauzan Sazli

    Arung jeram di sungai Cikondang tahun 2010 FOTO dokumentasi LILI NURIA
    Arung jeram di sungai Cikondang tahun 2010 FOTO dokumentasi LILI NURIA

    GARUT, KabarKampus – Seorang mahasiswi Universitas Diponegoro (Undip) tewas saat mengikuti Arung Jeram di Sungai Cikandang, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Senin (14/04/2014). Ia ditemukan meninggal setelah terbawa arus setelah perahunya terbalik dan menenggelamkan empat penumpang lainnya.

    Mahasiswi yang meninggal tersebut adalah Anggraini Miftah, FKM 2013 kelas C. Ia adalah salah satu dari sepuluh anggotanya Wapeala Undip yang mengikuti ekspedisi Wapeala Undip rutinan.

    - Advertisement -

    Kegiatan Arung Jeram di Sungai Cikandang ini diikuti oleh sebelas orang.  Sepuluh orang adalah anggota Wapeala Undip. Sementara satu orang lagi dari Sekolah Tinggi Teknologi Garut (STTG).

    Kapten Inf Ahun, Komandan Komando Rayon Militer Bungbulang, mengatakan mahasiswa yang berarum jeram sebanyak 11 orang. Mereka berarung jeram dari titik Arinem di Kecamatan Pakenjeng dengan dua perahu arung jeram, masing-masing diisi enam dan lima orang.

    “Kemudian siang harinya, arus membesar dan sungai meluap. Mereka terseret ke arah Desa Jagabaya di Kecamatan Mekarmukti, pertemuan antara Sungai Cirompang dan Cikandang,” kata Ahun seperti dilansir Jabar. Tribunnews.

    Kemudian menurut Ahun, satu perahu berisi enam orang terdampar di kawasan Kampung Laka, Desa Karangsari, Kecamatan Pakenjeng. Mereka pun selamat.

    Sementara itu, perahu lain yang membawa lima orang terbalik dan menenggelamkan lima penumpangnya. Satu orang di antaranya, perempuan, berhasil selamat di Desa Jagabaya, Kecamatan Mekarmukti. Satu orang lagi, laki-laki, berhasil selamat setelah terdampar di pulau tengah sungai di pertemuan antara Sungai Cikandang dan Sungai Cirompang.

    “Keduanya masih trauma dan belum bisa bicara. Mereka beristirahat di rumah kepala desa. Sedangkan, seorang perempuan ditemukan meninggal dunia di Pasisir Pengkolan di desa yang sama. Dua orang lagi belum ditemukan,” katanya.

    Rencananya tim dari Wapeala Undip yang berada di kampus akan berangkat ke Garut. Saat dikonfirmasi mereka sedang rapat di Sekretariat Wapeala Undip Semarang.[]

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here