More

    Doktor Paling Muda di Indonesia ini Bikin Bangga Orang NTT

    Grandprix saat mempresentasikan disertasinya di kampus ITB, Bandung, Jumat, (22/09/2017). Foto : Fauzan

    BANDUNG, KabarKampus – Menjadi Doktor termuda di Indonesia bukan hanya suatu hal yang membanggakan bagi Grandprix Thomryes Marth Kadja. Namun juga membanggakan daerah asalnya yaitu Kupang,  Nusa Tenggara Timur.

    Grandprix atau yang akrab disapa GP ini lulus dengan nilai cumlaude pada sidang disertasi yang digelar di kampus Institut Teknologi Bandung (ITB), Jumat, (22/09/2017). Meraih gelar Doktor pada usia 24 tahun membuatnya memecahkan rekor MURI sebagai Doktor termuda di Indonesia.

    Usai dinyatakan disertasinya dinyatakan memperoleh nilai cumlaude, GP pun langsung mendapat ucapan selamat dari Frans Lebu Raya, Gubernur Nusa Tenggara Timur. Gubernur mengaku bangga dengan prestasi GP yang telah mengangkat NTT.

    - Advertisement -

    “Halo, grand prix, selamat, telah mengangkat NTT dan menjadi motivasi bagi generasi muda di NTT. Selamat ya,” kata Gubernur dalam sambungan telepon.

    Gubernur berpesan kepada GP, agar jangan puas dengan yang ada. Terus mencari ilmu sebanyak-banyaknya untuk kepentingan diri sendiri, keluarga, dan membangun NTT.

    “Kami hanya bisa doakan semoga selalu sukses. Salam dari kami di Kupang,” tutup Gubernur.

    GP lahir di Kupang, 31 Maret 1993. Ia menyelesaikan pendidikannya dari SD hingga SMA di Kupang.

    GP berharap apa yang diraihnya saat ini bisa mendorong anak-anak di daerahnya untuk lebih berprestasi. Selain itu Anaka muda di NTT bisa bersaing dan lebih baik lagi.

    “Masak NTT mau kayak gitu terus. Untuk anak –anak NTT jangan minder. Jangan gampang menyerah dan jaga pergaulan,” ungkap GP.

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here