More

    Rupiah Diperkirakan Melemah Pasca Serangan Bom Surabaya

    JAKARTA, KabarKampus –  Serangkaian serangan bom melanda sejumlah wilayah di Surabaya dan sekitarnya. Serangkaian aksi teror tersebut dinilai berpotensi melemahkan kembali nilai Rupiah terhadap Dollar.

    Hal ini diungkapkan Novani Karina Saputri Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) dalam keterangan persnya, Selasa, (15/05/2018). Ia menilai sentimen negatif akibat serangan bom di Surabaya dan Sidoarjo akan membuat pelaku pasar lebih hati-hati dalam bertindak.

    Menurut Novani, kondisi keamanan dan stabilitas sosial juga  menjadi salah satu faktor yang berpotensi mengguncang kondisi perekonomian di Indonesia. Seperti yang telah terjadi pada teror bom sebelum – sebelumnya. Mayoritas teror bom sebelumnya juga selalui direspon dengan melemahnya baik nilai tukar rupiah maupun IHSG.

    - Advertisement -

    “Terganggunya keamanan dan stabilitas sosial dampak dari pengeboman apabila tidak segera diselesaikan, tidak menutup kemungkinan akan menghambat investasi asing yang akan masuk ke Indonesia. Belum lagi efek yang ditimbulkan pasca pengeboman yaitu penyebaran isu-isu/ informasi yang tidak dapat dipertanggung jawabkan sehingga membuat resah masyarakat,” jelas Novani.

    Ia mengungkapkan, bila tidak adanya jaminan akan keamanan dan kestabilan sosial-ekonomi, para calon investor akan ragu menanamkan modalnya di sektor-sektor potensial yang ada di Tanah Air. Oleh karena itu, untuk mencegah efek yang dominan dan berkelanjutan pasca tragedi pengeboman, perlu adanya ekstra perhatian bagi Bank Indonesia sebagai pengendali moneter. BI dapat mencari cara bagaimana agar kondisi ini tidak mempengaruhi perekonomian dalam jangka menengah-panjang serta pasar saham.

    “BI harus secara tegas dan konsisten mengarahkan dan memprioritaskan kebijakan moneter pada terciptanya stabilitas,” tambahnya.

    Sementara itu, kepada pihak kepolisian dan pihak lain yang bertugas dalam mengatasi masalah ini, ungkap Novani, harus segera menuntaskan kasus pengeboman dan isu terkait yang memberikan sentimen negatif. Selain itu perlu juga adanya upaya untuk meyakinkan pelaku industri bahwa pemerintah dapat mengatasi dan menangani aksi teror ini.

    Saat ini pukul 17.33 WIB, kurs rupiah di situs BCA 14.118. Sedangkan satu jam lalu, 16.20 WIB tercatat 14.048.[]

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here