
JAKARTA, KabarKampus. – Komisi X DPR RI menggelar rapat dengar pendapat (RDP) tertutup bersama sejumlah pimpinan perguruan tinggi di Indonesia, Senin (20/4). Rapat yang berlangsung sekitar tiga jam itu berfokus pada upaya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan kampus yang belakangan kembali menjadi sorotan publik.
Sejumlah rektor hadir dalam pertemuan tersebut, di antaranya Rektor Universitas Indonesia Heri Hermansyah, Rektor Institut Teknologi Bandung Irwan Meilano, Rektor Universitas Padjadjaran Arief Sjamsulaksan Kartasasmita, serta Rektor Institut Pertanian Bogor Alim Setiawan Slamet.
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, My Esti Wijayanti, menegaskan pentingnya komitmen pimpinan kampus dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman. “Kita meminta komitmen untuk menghadirkan kampus yang aman dan nyaman untuk dunia pendidikan kita,” ujarnya seperti dikutip dari Berita Satu.
Dalam forum tersebut, Komisi X juga menyoroti peran Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) yang dinilai perlu diperkuat di setiap perguruan tinggi. “Dari seluruh peristiwa yang dilaporkan itu, apakah terselesaikan dengan baik? Seperti apa penyelesaiannya? Kita minta itu pimpinan kampusnya bisa memberikan arahan-arahan,” ucap dia.
Esti mempertanyakan sejauh mana kasus-kasus yang telah dilaporkan selama ini dapat diselesaikan secara tuntas oleh pihak kampus. Isu ini, lanjutnya, juga akan menjadi bagian penting dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) sebagai langkah penguatan regulasi.
“Karena kita prinsipnya kampus tidak boleh kembali lagi terjadi seperti peristiwa kita saat ini dan saat lalu,” kata dia.
Bersambung ke halaman selanjutnya –>






