Partisipasi mahasiswa dalam Pohon Harapan Pendidikan menunjukkan antusiasme tinggi. Salah satu aspirasi datang dari mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia, Erika Firdayanti, yang menulis, “Pendidikan bukan sekadar formalitas, melainkan cerminan lahirnya generasi penerus bangsa yang intelektual.” katanya.
Pesan tersebut merepresentasikan suara mahasiswa yang menginginkan pendidikan tetap berpijak pada nilai-nilai kemanusiaan dan pembentukan karakter. Di sisi lain, peringatan Hardiknas di UMM juga ditandai dengan upacara resmi di lapangan helipad Kampus III yang dipimpin langsung oleh Rektor UMM, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, SE., M.Si.
Dalam amanatnya, ia menegaskan visi UMM untuk terus berkembang sebagai Solution Center Excellence melalui penguatan tiga pilar utama pendidikan kampus. “Kita harus menjadi solution center excellent, yaitu membangun tiga pilar utama di dalam pelaksanaan proses pendidikan di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), yaitu menjadikan UMM sebagai service excellent hub,” ujar Prof. Nazaruddin seperti dikutip dari situs UMM.
Ia menjelaskan bahwa pilar pertama menitikberatkan pada peningkatan kualitas layanan pendidikan. Sementara dua pilar lainnya adalah memperkuat kemitraan dengan industri dan mengembangkan potensi mahasiswa melalui inovasi. “Pilar kedua, UMM harus menjadi industry solution partner, serta pilar ketiga yaitu menjadi innovation and talent incubator. Ketiga pilar ini adalah jaminan mutu dalam status universitas yang sebenarnya atau riil,” tegasnya.
Menurut Nazaruddin, perguruan tinggi harus mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat, bukan sekadar menghasilkan lulusan. “Kampus itu harus melahirkan kekuatan untuk membentuk talent-talent muda menjadi inkubator untuk melakukan inovasi. Dan yang ketiga tentu memberikan solusi kepada problem-problem yang dihadapi masyarakat, bukan menambah problem,” terangnya.
Sebagai bagian dari evaluasi tahunan, UMM juga memberikan penghargaan kepada dosen dan tenaga kependidikan berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka terhadap kemajuan institusi. Melalui refleksi kritis dan penegasan arah pengembangan kampus, peringatan Hardiknas 2026 di UMM memperlihatkan bahwa perguruan tinggi tetap memiliki peran strategis sebagai ruang dialektika, inovasi, dan penjaga nilai-nilai pendidikan di tengah tantangan perubahan zaman.






