Bangun Masa Depan Melalui Kolaborasi
Menutup sesinya, Dr. Stephanie mengajak para pemimpin pendidikan untuk melihat lima tahun ke depan sebagai peluang untuk memperkuat sistem pendidikan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
“Kepemimpinan yang transformatif berarti menjadi pemimpin yang melayani. Kita perlu membangun sistem pendidikan bersama pendidik, mahasiswa, dan masyarakat, serta membuka ruang bagi beragam perspektif untuk menciptakan masa depan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.”
Ia menambahkan bahwa transformasi pendidikan tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi antara pemerintah, industri, dan institusi pendidikan. Melalui kolaborasi tersebut, pengembangan talenta dapat lebih selaras dengan kebutuhan dunia kerja. Pembelajaran multidisiplin, pengalaman berbasis praktik, serta kemitraan lintas sektor menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan.
Kepercayaan global yang diberikan kepada UPH melalui representasi Dr. Stephanie Riady pada GSDC 2026 mencerminkan pengakuan global terhadap perspektif pendidikan yang diusung UPH, bahwa pendidikan tidak hanya membentuk kompetensi, tetapi juga karakter, kepemimpinan, dan komitmen untuk melayani sesama. Komitmen tersebut terus diwujudkan melalui pendidikan holistis UPH dalam mempersiapkan mahasiswa menjadi pemimpin masa depan berkualitas unggul yang takut akan Tuhan dan berdampak bagi masyarakat.






