
Memahami Identitas, Dunia, dan Panggilan Hidup
Landasan tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam perjalanan UPH Festival 2026 melalui lima pertanyaan mendasar yang menjadi benang merah kegiatan selama tiga hari: Siapa saya? (Who am I?); Apa yang salah dengan dunia ini? (What is wrong with the world?); Apa jawabannya? (What is the answer?); Mengapa saya ada di sini? (Why am I here?); dan Apa yang akan saya lakukan dengan hidup saya? (What will I do with my life?).
Kelima pertanyaan tersebut mengajak mahasiswa melihat masa perkuliahan bukan sekadar perjalanan meraih gelar, tetapi sebagai kesempatan untuk memahami identitas, mengenali tantangan dunia, menemukan panggilan, serta mengarahkan pengetahuan dan talenta yang dimiliki akan digunakan dalam kehidupan.
Pertanyaan “Who Am I?” menjadi fokus pada hari pertama. Mahasiswa diajak memahami identitas diri sebagai manusia yang diciptakan menurut gambar Allah yang diberikan martabat dan tujuan. Perjalanan hari pertama kemudian ditutup melalui Imago Dei Night, sebuah drama musikal persembahan Fakultas Musik UPH yang menggambarkan kisah mengenai martabat dan identitas manusia.
Hari kedua mengangkat pertanyaan “What Is Wrong with the World?”. Melalui sesi ibadah, diskusi, dan talkshowlintas disiplin ilmu, mahasiswa diajak memahami berbagai tantangan yang dihadapi dunia melalui perspektif iman Kristen, termasuk isu kesehatan, teknologi dan kecerdasan buatan (AI), sains, hukum, bisnis, serta pentingnya komunitas.
Memasuki hari ketiga, pertanyaan “Why Am I Here?” mengajak mahasiswa baru untuk merefleksikan tujuan, perjalanan, dan panggilan hidup mereka. Hari diawali dengan tradisi Founder’s 5K Run sebagai simbol dimulainya perjalanan bersama sebagai bagian dari keluarga besar UPH. Mengusung tagline “Finish What You Start”, 5K Run menjadi pengingat bagi mahasiswa untuk menjalani dan menyelesaikan perjalanan pendidikan yang telah mereka mulai di UPH dengan komitmen dan ketekunan.
Semangat kebersamaan kemudian dilanjutkan melalui berbagai aktivitas olahraga sekaligus pengenalan fasilitas olahraga UPH, seperti gym, kolam renang Olympic-size, dan lapangan basket, serta Mentor-Mentee Fellowship dan sesi refleksi yang mengajak mahasiswa untuk semakin memahami perjalanan, tujuan, dan panggilan hidup mereka.
Menjelang sore di hari ketiga, Parents Gathering menjadi ruang bagi orang tua untuk lebih memahami visi dan nilai pendidikan UPH sekaligus memperkuat kolaborasi antara keluarga dan universitas, dengan turut menghadirkan Dr. James Riady dan Aileen H. Riady selaku Chairwoman Pelita Harapan Group. Rangkaian hari ini terakhir juga dimeriahkan melalui kegiatan Alumni Homecoming, yang mengundang seluruh alumni UPH untuk kembali terhubung dengan almamater, mempererat tali silaturahmi, dan merayakan perjalanan bersama sebagai bagian dari keluarga besar UPH.
Seluruh rangkaian UPH Festival 2026 kemudian ditutup melalui Imago Dei Celebration Concert and Fireworks, sebuah perayaan yang menandai dimulainya perjalanan baru bagi para mahasiswa baru untuk belajar, bertumbuh, menemukan panggilan, dan mempersiapkan diri menjalani kehidupan yang bermakna serta berdampak bagi sesama.
UPH Festival Menjadi Langkah Awal dalam Pendidikan Holistis
Bersambung ke halaman selanjutnya –>






