Penulis: Randy Aprialdi*

Banyak Sobat KaKa baru mulai memikirkan dunia kerja ketika masa kuliah hampir selesai. Saat semester akhir tiba, pertanyaan tentang CV, pengalaman organisasi, magang, hingga portofolio baru terasa penting. Padahal, persiapan menuju dunia kerja idealnya tidak dimulai setelah wisuda.
Kuliah seharusnya menjadi masa untuk mencoba berbagai hal dan mengenali kemampuan diri. Karena itu, mahasiswa tidak perlu menunggu ijazah berada di tangan untuk mulai mencari pengalaman kerja. Momentum ini kembali terlihat dari dibukanya program magang bagi mahasiswa aktif D4 dan S1 di Sekretariat Jenderal DPR RI.
Program tersebut menawarkan sejumlah posisi dengan masa magang mayoritas berlangsung selama tiga bulan, mulai Oktober hingga Desember 2026. Kesempatan seperti ini menunjukkan bahwa dunia kampus dan dunia kerja tidak selalu harus dipisahkan sampai mahasiswa menyelesaikan studinya.
Justru, pengalaman yang diperoleh selama kuliah dapat menjadi bekal ketika mahasiswa benar-benar memasuki dunia profesional. Ruang kelas tetap menjadi tempat utama mahasiswa membangun dasar pengetahuan. Namun, tidak semua situasi yang dihadapi di tempat kerja dapat dipelajari melalui buku atau materi perkuliahan.
Ketika mengikuti magang, mahasiswa berhadapan dengan target, tenggat waktu, pembagian tugas, komunikasi dengan rekan kerja, hingga tuntutan untuk bertanggung jawab terhadap pekerjaan yang diberikan. Hal-hal sederhana seperti datang tepat waktu, menyampaikan perkembangan pekerjaan, menerima kritik, atau menyelesaikan tugas sesuai arahan merupakan bagian dari kebiasaan profesional yang perlu dilatih.
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi juga menempatkan magang sebagai salah satu cara untuk memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja. Dalam program magang yang dijalankan sejumlah perguruan tinggi, mahasiswa didorong mengembangkan keterampilan teknis sekaligus kemampuan interpersonal.
Artinya, pengalaman kerja selama kuliah bukan sekadar tambahan untuk memenuhi halaman CV. Ada proses belajar yang tidak selalu bisa diperoleh di bangku perkuliahan.
Tidak Harus Langsung Magang di Perusahaan Besar
Bersambung ke halaman selanjutnya –>






