More

    Mahasiswa UBH Ajarkan Masyarakat Buat Pestisida Organik

    Ahmad Fauzan Sazli

    Mahasiswa UBH ajarkan masyarakat buat pestisida organik. Foto : UBH
    Mahasiswa UBH ajarkan masyarakat buat pestisida organik. Foto : UBH

    SUMBAR, KabarKampus – Saat ini petani masih menggunakan pestisida sintetis untuk membasmi hama pada tanaman, padahal pestisida sintetis dapat membahayakan kesehatan manusia dan lingkungan, serta merusak ekosistem bila dosisnya tidak mengikuti aturanketentuannya.

    Untuk mengurangi penggunaan pestisida sintetis tersebut, Lola Ineli Saputri mahasiswa Jurusan Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bung Hatta (UBH) memberikan pembelajaran mengenai pembuatan pestisida organik bagi petani dan masyarakat. Pembelajaran tersebut diberikan dalam Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) di Jorong Pauah, Nagari Panta Pauah, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

    - Advertisement -

    Menurut Lola, pestisida organik ini merupakan ramuan obat-obatan untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman yang dibuat dari bahan-bahan alami. Salah satu pestisida organik adalah dengan menggunakan ekstrak daun pepaya untuk mengendalikan hama ulat dan hewan pengisap.

    “Pemilihan daun pepaya sebagai bahan untuk pembuatan pestisida karena mengandung senyawa papain yang cukup efektif untuk membasmi hama pada tanaman,” ungkapnya.

    Ia menjelaskan proses pembuatan pestisida organik ini cukup mudah, menggunakan bahan-bahan yang sederhana seperti deterjen, minyak tanah, air dan daun pepaya sebagai bahan utamanya serta alat yang digunakan pisau, alat penghalus/batu, tabung semprot dan ember.

    Cara membuatnya, kita cuci bersih daun pepaya kemudian dihancurkan dan ditumbuk hingga halus. Masukan daun pepaya kedalam ember tambahkan air, deterjen dan beberapa sendok makan minyak tanah. Selanjutnya, didiamkan selama satu malam setelah itu disaring dan jadi pestisida organik dari daun pepaya.

    Selanjutnya ia menjelaskan, untuk penggunaan pestisida tersebut cukup dimasukan kedalam tabung semprot dan disemprotkan ke tanaman yang akan dibasmi hamanya

    “Keunggulan dari pengunaan pestisida organik dari daun pepaya ini adalah jenis pestisida yan mudah terurai, relatif aman bagi manusia dan tanaman, bahan yang digunakanpun tidak sulit dijumpai dan ekonomis,” tambahnya.

    Selain sosialsiasi mengenai pestisida organik, Lola juga melakukan pengenalan sampah organik dan anorganik kepada masyarakat Jorong Pauah, Nagari Panta Pauah.[]

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here