More
    Home RAGAM GAYA HIDUP Ritual Ospek Paling Aneh di Dunia

    Ritual Ospek Paling Aneh di Dunia

    Endah Kemala

    04 06 2013 ilustrasi ospek kejamTahun ajaran kampus sebentar lagi dimulai. Udah pastinya setiap awal tahun selalu ada ritual orientasi mahasiswa baru atau ospek. Ajang ini seringkali memakan korban.

    Jika kamu adalah salah satu panitia, jangan sampai ajang pengenalan ini menjadi ajang balas dendam. Jadikanlah ajang ini sebagai bentuk kepedulian kamu kepada adik yang baru mengenal dunia kampus.

    - Advertisement -

    Sayangnya, banyak banget kampus yang masih melakukan ospek secara berlebihan. Bahkan menyalahi moralitas manusia yang ada. Di Indonesia sendiri, ospek telah merenggut nyawa manusia yang tak berdosa.

    Nah berikut ini, ospek yang sangat keterlaluan yang terjadi di beberapa kampus di negara lain.

    Pencabulan di Salah Satu Kampus di Tokyo

    Beberapa tahun yang lalu diketahui bahwa sebuah kampus di Tokyo melakukan perpeloncoan yang sangat memalukan. Pada murid junior di kampus tersebut dicabuli dan diperkosa secara massa oleh mahasiswanya. Bahkan mereka disuruh untuk bugil dan berlarian di tengah lapangan. Kegiatan ini diketahui karena adanya rekaman video yang tersebar.

    Spidol Permanen di Seven Football

    Pada tahun 2012 seorang mahasiswa anggota seven football di sebuah College di North Carolina ditangkap dengan tuduhan telah melakukan perpeloncoan yang gak wajar terhadap para calon anggota baru. Ia menuliskan nama dan posisi para calon anggota baru tersebut menggunakan spidol permanen di bokong mereka. Yang lebih mengagetkan, perpeloncoan memang biasa dilakukan di kampus tersebut. Dengan terbongkarnya kasus ini, maka perpeloncoan tersebut udah gak dilakukan lagi.

    Elephant Walk di Universitas Vermont

    Ini dia salah satu tradisi menakutkan yang bernama Elephant Walk di Universitas Vermont. Pada tahun 1999 kasus ini terbuka ketika beberapa mahasiswa anggota baru dipaksa oleh anggota tim pemain hoki senior untuk minum bir hangat hingga muntah dan melakukan Elephant Walk. Perlu kamu ketahui, dalam melakukan Elephant Walk, para mahasiswa baru yang terdiri dari pria tersebut harus berjalan dengan lurus. Kemudian setiap orang akan meletakkan jempol dari salah satu kaki di mulut mereka dan jempol lainnya ke dalam anus laki-laki di depan mereka. Kegiatan lainnya adalah masih berada dalam garis lurus, namun kali ini mereka saling memegang penis dari mahasiswa yang berada di belakang dan di depan mereka. Dan yang paling mengerikan ketika kedua kegiatan itu dilakukan. Selain memegang penis dari mahasiswa di belakang dan didepan mereka, jempol dari salah satu kaki mereka harus dimasukan ke dalam anus mahasiswa di depan mereka.

    Mengerikan sekali bukan? Ritual-ritual yang tidak manusiawi ini sama sekali tidak mengajarkan hal yang berguna, namun untuk kesenangan semata. Itulah sebabnya banyak sekali kampus gak hanya di Indonesia tapi juga di dunia menghapuskan sistem ritual semacam itu. Padahal banyak sekali ritual baru yang lebih memiliki makna positif dan menyenangkan yang bisa dilakukan, seperti di St Andrews University.

    Universitas tempat Pangeran Willian dan istrinya menempuh pendidikan ini memiliki tradisi yang cukup unik. Pada awal ajaran baru, mahasiswa tahun pertama akan diadopsi oleh mahasiswa tahun ketiga untuk menjadi adik angkat mereka. Dalam proses adopsi ini mereka akan menjalin hubungan layaknya kakak dan adik. Dan di bulan November yang merupakan bulan kedua, mahasiswa tahun pertama ini harus berkunjung ke rumah asrama (serikat) kakak mereka. Di sana akan diadakan pesta Raisin Weekend selama dengan kostum yang aneh-aneh. Setelah pesta usia mahasiswa baru akan dibawa ke alun-alun untuk perang busa.

    Tentunya lebih menyenangkan, dan terasa makna masa orientasi sebagai masa perkenalan dan transisi mahasiswa baru sebagai sebuah perkenalan. Dan semoga kamu dan teman-teman bisa mengemas kegiatan ospek dengan lebih cerdas dan bijak.[]

     

    - Advertisement -

    35 COMMENTS

    1. Saya juga korban bullying pas ospek.
      Kebetulan waktu awal masuk disalah satu universitas kebanggan didaerahku ada tradisi opsek juga. Bully seperti caci maki, disuruh kerja nyapu halaman diterik matahari padahal waktu itu lagi puasa, trus mahasiswa yang rambutnya agak panjang harus dibotakin didepan mata semua calon mahasiswa dan mahasiswi. Ospek adalah ajang balas dendam menurut saya, tak ada bimbingan, tak ada penyambutan dengan hangat, justru menyiratkan tatapan kekesalan, amarah,dendam, dan omongan yang kasar. Waktu itu saya berontak dan mengundurkan diri sebelum acara puncak camping bersama. Dan saya yakin itu akan lebih parah. Ospek yang kami jalani bukan pengenalan kampus melainkan siksaan fisik dan psikis.

    2. Di kampusku esp fakultas ku juga punya tradisi ky adopsi di unv st.andrew. Tp lebih dikenal dgn sebutan kadek (kakak-adek). Bahkan masih terus menjalin hub keluarga angkat sampe 5-6 tahun diatasnya lagi…

    3. Kuliah kelas karyawan sprti saya enak ngga ada ospek2kan 🙂 yang masukya udah pada dewasa ibu2 bpk2.. wkwk tmn sekelasnya udah pada kerja semua udh bsa brpikir dwasa & rasional….
      Sebaiknya Ospek dihapus aja ganti jadi MOK atau Masa Orientasi Kampus, isi dgn kegiatan yang positif misalnya pengenalan kampus,jurusan,sosialisasi prosedur kampus,seminar motivasi dll.. Dan senior berperan bukan sbagai “Pengospek songong” tapi sebagai pembimbing bagi mahasiswa baru…

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here