More

    Koin China Kuno Ditemukan di Pedalaman Australia

    Koin kuno China berusia ratusan tahun ditemukan di Pulau Elcho di pedalaman Kawasan Teritori Utara. Ini merupakan koin kuno China pertama yang ditemukan di daratan Australia.
    Koin kuno China berusia ratusan tahun ditemukan di Pulau Elcho di pedalaman Kawasan Teritori Utara. Ini merupakan koin kuno China pertama yang ditemukan di daratan Australia.

    Sebuah koin kuno yang diperkirakan berusia ratusan tahun ditemukan di pulau terpencil di pesisir  Kawasan Teritori Utara. Pakar sejarah menyebut temuan ini boleh jadi merupakan bukti pertama yang menunjukan kalau pada tahun 1700-an,  masyarakat Aborigin sudah melakukan hubungan dengan pedagang dari China.

    Koin dari bahan kuningan itu diidentifikasi berasal dari Dinasti Qing dan dicetak antara tahun 1736 dan 1795.

    - Advertisement -

    Koin itu ditemukan pada 25 Juli 2014 lalu dalam kegiatan ekspedisi selama sepekan di Kepulauan Elcho yang dilakukan oleh pegiat sejarah yang menyebut dirinya sebagai “Pakar Masa lalu”.

    “Temuan koin ini tentu saja menunjukan adanya kontak dagang antara penduduk asli di Kawasan Utara Australia dengan kerajaan menengah China, kata Mike Owen, anggota kelompok tersebut.

    Owen menambahkan ini merupakan temuan koin China kuno pertama di Australia.

    “Ini merupakan satu-satunya bukti kalau pedagang dari China pernah mengunjungi Kawasan Utara Australia dalam kontek perdagangan Tripang,” kata Owen.

    Kepulauan Elcho merupakan bagian gugusan Pulau Wessels yang memanjang dari ujung timur laut Arnhem Land di Kawasan Teritori Utara. Pulau ini sempat terkenal ketika pernah juga ditemukan koin kuno asal Afrika  berusia 1.000 tahun ditemukan di salah satu pulau ini tahun 1940-an.

    Bagaimana koin- koin kuno itu bisa sampai di sebuah wilayah terpencil seperti itu juga belum bisa ditentukan.

    Owen mengatakan mata uang logam kuno asal China itu kemungkinan besar dibawa ke Australia oleh orang-orang dari Macassan (Makasar) yang berasal dari Indonesia yang melakukan jual beli Tripang dengan masyarakat Aborigin dengan menggunakan koin yang mereka dapat dari pedagang China.

    “Pedagang dari Makasar itu memiliki hubungan dengan agen-agen Tripang dari China, mereka lalu menjual Tripang yang mereka dapatkan dari warga Aborigin kepada pedagang China,” kata Owen.

    Setelah ditemukan oleh salah seorang anggota komunitas pencinta sejarah yang menggunakan mesin pemindai logam, koin kuno itu lalu difoto dan kemudian diletakan kembali di pasir dimana koin itu ditemukan.

    “Sejarah yang diceritakan dari mulut ke mulut dikalangan warga Aborigin  memang ada  menyebutkan kalau para pedagang China di masa lalu pernah mendatangi daratan Australia dan menyebutkan kalau mereka menggunakan koin sebagai pemberat ketika memancing,” tutur mereka.[]

    - Advertisement -

    1 COMMENT

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here