More

    Menikmati Kemegahan Karya Seni di NuArt Gallery

    Penulis: Tia Hanna Diniasti*

    Patung tembaga. (Foto: Tia Hanna Diniasti)

    Tidak pernah terlepas dari eloknya bangunan yang artistik, Bandung selalu menjadi tempat yang nyaman dan ikonik untuk disinggahi. Menjadi pusat pariwisata yang mampu menyuguhkan beragam keindahan alam dan budaya, menjadikan Bandung lebih istimewa. Salah satu tempat artistik yang wajib dikunjungi ialah Nuart Sculpture Art. Bangunan galeri yang didirikan pada tanah seluas tiga hektar ini memiliki koleksi patung, lukisan, serta beberapa karya seni lainnya yang sangat menarik untuk dikunjungi.

    Galeri ini dibangun pada 11 November 2000 oleh I Nyoman Nuarta, dengan alasan mirisnya melihat suasana Kota Bandung di bagian Selatan yang kian langka akan pepohonan. Hal ini menimbulkan tekat bagi I Nyoman Nuarta untuk mengembalikan keindahaan Kota Bandung bagian Selatan dengan membangun taman yang dapat dinikmati bersamaan dengan karya patung yang indah.

    - Advertisement -

    I Nyoman Nuarta sangat terkenal dengan seniman patung dan karya-karyanya yang menggunakan material kuningan dan tembaga sebagai bahan dasar pembuatan karya-karyanya. Keahliannya turut diakui hingga kancah internasional, Ia juga meraih berbagai penghargaan dan apresiasi dari banyak pihak, termasuk pemerintah. Salah satu karyanya yang fenomenal yaitu Patung Garuda Wisnu Kencana yang ada di Badung, Bali. Tujuan lain didirikan Nuart Sculpture Art, juga sebagai museum pribadi yang memuat karyanya.

    Di antaranya pada Sculpture Park yang terletak pada halaman luar galeri, pengunjung dapat menikmati karya seni patung yang diciptakan oleh I Nyoman Nuarta. Salah satunya ialah karya legendarisnya ialah Drupadi, yang pernah dijadikan film layar lebarnya pada tahun 2018. Patung itu berbentuk 2 manusia dan 1 wajah menyeramkan yang menyerupai setan dengan gigi tajamnya. Selain itu pengunjung dapat menikmati karya patung lainnya yang ada di halaman Sculpture Park.

    Galeri karyanya terdiri atas tiga lantai yang di mana, lantai pertama terdapat patung baru atau patung perbaikan yang dikeluarkan dari workshop untuk disimpan terlebih dahulu sebelum dibawa ke pameran atau disimpan di galeri itu sendiri. Sehingga karya yang diletakkan pada lantai utama bersifat dinamis. Lalu di lantai dua terdapat lukisan dari beberapa seniman yang dibagi berdasarkan tema, yang di mana galeri di lantai dua ini dapat disewakan. Siapapun dapat menampilkan karyanya pada galeri ini, dikarenakan galeri ini juga kerap digunakan sebagai wadah bagi para seniman seluruh Indonesia maupun seniman internasional untuk menampilkan karya terbaiknya. Dan di lantai tiga, yang dijadikan sebagai alur utama dalam perjalanan di galeri ini berisikan karya pertama hingga karya-karyanya saat ini yang dihasilkan oleh I Nyoman Nuarta, di mana karya tersebut berisikan patung yang memiliki nilai mengenai perjuangan, alam, keadilan, kehancuran, dan masih banyak lagi.

    Bersambung ke halaman selanjutnya –>

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here