More

    Video FPI Hentikan Sekolah Marx di Kampus ISBI Bandung

    Dunia intelektual ternodai! Sekolah Marx yang semula untuk membedah pemikiran Karl Marx akhirnya terhenti gegara Front Pembela Islam (FPI) melakukan protes terhadap penyelenggara yakni Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Daun Jati Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung di Kampus ISBI jalan Buah Batu 212, Bandung, Selasa (10/05/2016).

    FPI menuduh bahwa kegiatan yang berkaitan dengan intelektual itu menyebarkan paham komunisme. Sehingga FPI beranggapan kegiatan harus dihentikan. Menurut anggota FPI yang berteriak-teriak di dalam kampus, kegiatan Sekolah Marx dianggap dapat meruntuhkan NKRI.

    - Advertisement -

    ( Baca juga FPI Intimidasi Kuliah Filsafat Marx di Kampus ISBI )

    Namun LPM Daun Jati menolak tunduk terhadap intimidasi yang dilakukan FPI. Secara tegas, LPM Daun Jati tidak membubarkan/memberhentikan kegiatan Sekolah Marx.

    Dalam siaran pers, LPM Daun Jati mengutuk keras tindakan represi yang dilakukan ormas FPI sekaligus menyayangkan tindakan Polisi yang tidak bisa mencegah intimidasi yang dilalukan FPI.

    Video Kiriman : Hanifati Ramadhan, Mahasiswa ISBI Bandung, anggota LPM Daun Jati ISBI Bandung.

    - Advertisement -

    13 COMMENTS

    1. Jgn pedulikan gerombolan preman berjubah itu…klo aku jd jokowi perintah kan BIN, perintahkan Kapolri….lakukan tindakan tegas….justru mereka itu yang akan meruntuhkan NKRI.

    2. Betul mereka itu berdalih agama, agama islam tdk pernah mengajarkan umat nya kekerasan…krn benar mereka orang beragama islam, seharusnya mereka sadar brada di Wilayah negara hukum yang ber azaskan pancasila, jgn main hakim sendiri, melebihi gaya preman.

    3. Ahahaha…
      Coba datang di kampus unhas fakultas sospol. Tiap hari kami membahas paham2 marx, nitze, lenin, dll
      Berani kamu datang ke tempat kami.?? Ahahahano pulang tinggal nama.??

    4. Betul mereka itu berdalih agama, setiap agama tdk pernah mengajarkan umat nya kekerasan…krn benar mereka orang beragama islam, seharusnya mereka sadar brada di Wilayah negara hukum yang ber azaskan pancasila, jgn main hakim sendiri sepertinya melebihi wewenang aparat, melebihi gaya preman. semoga gaya ini cepat mendapat respon dari kenpolisian

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here