More

    Mematahkan Tabu, Perempuan Afganistan Meluncurkan Stasiun TV

    CHANNELSTV

    Perempuan Afganistan mengudara dengan salah satu stasiun tv bernama Zan TV pada Mei 2017 lalu. Stasiun TV ini diluncurkan dengan tujuan untuk menjembatani kesenjangan media di Afganistan, dimana negara ini lebih sering didominasi oleh laki-laki.

    Ruang studio Zan TV, stasiun tv perempuan Afganistas.

    Presenter televisi wanita Afganistan yang berusia 22 tahun untuk Zan TV yang bernama Shamela Rasooli berkata,“Sejak saya mulai karir di media, banyak ancaman yang datang. Bahkan anggota keluarga seperti para kerabat, paman dan sepupu, menentang pekerjaan ini.”

    - Advertisement -

    “Sebagian dari mereka mengatakan bahwa tidak pantas bagi seorang gadis untuk bekerja di sebuah stasiun TV, tetapi saya tak pernah mempedulikan perkataan tersebut agar tetap dapat mencapai tujuan saya.”

    Zan TV atau TV perempuan dijalankan hanya dengan sedikit uang. Stasiun tv ini terdiri dari 50 wanita muda yang banyak diantaranya adalah siswa. Pendiri stasiun mengatakan mendapatkan ide membuat saluran ini ketika memilah-milah aplikasi pekerjan untuk stasiun lain dan melihat beberapa wanita yang melamar pekerjaan sebagai presenter meskipun pekerjaan ini terlarang secara budaya.

    Krishma Naz dalah presenter acara pertunjukan di stasiun Zan TV mengatakan, “Terkadang kita tahu, kita perlu benar-benar memberikan kesempatan kepada perempuan. Para perempuan ini perlu untuk datang, bekerja dan membuktikan diri mereka sendiri.”

    Sekira 16 tahun yang lalu, wanita dipaksa mengenakan burka dari kepala sampai kaki ketika akhirnya diizinkan untuk keluar dari rumah. Anak-anak perempuan bahkan dilarang untuk masuk sekolah.

    Tidak ada jaminan bahwa kerja keras Zan TV akan terbayar, karena pada dasarnya mereka harus menghadapi 40 stasiun lain dalam kompetisi memenangkan perhatian pemirsa. Namun dalam beberapa hal, keberadaan Zan TV menjadi tonggak sejarah baru bagi Afganistan.[]

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here