More

    Untuk Menghadapi Islamphobia, Diadakan Temu Muslim di Kansas

    Terpilihnya Donald Trumph yang anti muslim, memicu banyak terjadinya kekerasan anti muslim. Menyikapi hal ini, kelompok kecil di Kansas City menyelenggarakan acara “Meet a Muslim” secara bulanan. Kegiatan ini sebagai upaya untuk memperlihatkan kepada anggota masyarakat kehidupan sehari-hari umat Islam. Mencoba melawan segala stereotip negatif yang ditampilkan media.

    Crescent Peace Society adalah motor pengagas dari kegiatan ini. Organisasi nirbala ini telah berusaha meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang muslim melalui berbagai acara dan dialog lintas agama sejak tahun 1996.

    Setelah pemboman di Oklahoma City, beberapa orang tua Muslim mengelola kelompok ini. Ketika anak-anak mereka takut untuk kembali ke sekolah karena sebagian teman sekelas mereka menuduh anak-anak ini bertanggung jawab atas serangan tersebut.

    - Advertisement -

    Mulai saat itu, setiap tahunnya kelompok ini menyelenggarakan makan malam antar agama. Mereka mengadakan acara “mengunjungi mesjid” dan serta iftar tahunan untuk menyelesaikan puasa. Bersentuhan langsung face-to-face dengan masyarakat Non-muslim diharapkan mampu mengurangi terjadinya kesalapahaman.

    Saat gelombang anti muslim dari presiden baru Trumph semakin menjadi, saat inilah pertemuan Meet a Muslim bulanan dilakukan. Orang-orang non muslim dan orang muslim diajak duduk di satu meja untuk berbincang-bincang dan berdiskusi.

    Topiknya mulai dari kejadian terkini, keluarga mereka, iman mereka, apapun secara terbuka. Disediakan juga handout yang berisi fakta dan penjelasan tentang Muslim di Kansas City dan A.S. Acara ini bebas untuk siapa saja dan terbuka untuk umum.

    Tempat dari pertemuan lintas agama ini juga dilangsungkan di berbagai tempat agama seperti Islamic Center, Gereja dan sinagoga-sinagoga. Pertemuan pertama mereka mengumpulkan sekitar 200 orang, beberapa kegiatan selanjutnya dihadiri oleh sekitar 150 orang.

    “Saya terkejut dengan kesalapahaman saya tentang perempuan muslim,” jelas Becky Plate peserta non-muslim pada Huffpost melalui email.

    Ashan Latif sebagai ketua dari Cresent Peace Society ini menjelaskan tujuan mereka,“Misi kami satu : mengenal orang-orang secara perorangan. Karena lebih sulit mengutuk seseorang atau membencinya ketika anda benar-benar mengenalnya.” []

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here