More

    Spanduk “Make Peace, Not Nukes” Terbang di Langit UGM

    Dok. UGM

    YOGYAKARTA, KabarKampus – Institute of International Studies Universitas Gadjah Mada (IIS UGM) menggelar kampanye anti nuklir di UGM. Kampanye tersebut dilakukan dengan menerbangkan spanduk bertuliskan “Make Peace, Not Nukes” di langit lapangan Graha Sabha Pramana UGM, Kamis, (26/09/2018).

    Kampanye ini digelar bersamaan dengan aktivis anti nuklir di belahan dunia lainnya lewat aksi yang bertajuk “26 September Global Day for Action”. Aksi mereka mengecam kegiatan investasi yang dilakukan oleh BNP Paribas, bank multinasional asal Prancis. Mereka meminta agar BNP Paribas menarik seluruh investasinya kepada perusahaan-perusahaan produsen senjata nuklir.

    Yunizar Adiputera, salah satu juru kampanye International Campaign to Abolish Nuclear Weapons (ICAN) mengatakan, aksi mereka bertujuan untuk membuka ruang partisipasi publik untuk menghentikan produksi senjata nuklir. Caranya dengan melakukan kampanye divestasi dari industri senjata nuklir.

    - Advertisement -

    “Kita mengajak publik untuk mendesak institusi-institusi keuangan global menghindari investasi di bidang yang jelas-jelas bertentangan dengan norma kemanusiaan,” kata Dosen Hubungan Internasional Fisipol UGM ini.

    Yunizar menyebutkan Traktat Pelarangan Senjata Nuklir yang dibuat oleh PBB berlaku secara penuh dan mengikat. Namun traktat tersebut perlu diratifikasi oleh setidaknya 50 negara.

    Baginya, status ini penting guna mempersempit ruang gerak pengembangan senjata nuklir. Sayangnya, dari 14 negara yang telah meratifikasi, Indonesia belum termasuk di dalamnya. Maka dari itu, target utama kampanye ICAN dan IIS UGM di Indonesia adalah mendorong pemerintah agar segera meratifikasi TPNW.

    “Sebagai negara yg berkomitmen pada nilai-nilai kemanusiaan, ratifikasi traktat tersebut seharusnya menjadi salah satu agenda prioritas pemerintah. Semakin cepat maka semakin kuat norma pelarangan yang dibangun,” pungkas Yunizar.[]

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here