Menjelajah Warisan: Ubud Festival Umumkan Tema 2025

Sementara itu, panggung Food for Thought akan mempertemukan para pecinta kuliner dan pelaku industri makanan untuk berbagi cerita, membangun koneksi, dan berkolaborasi dalam membentuk masa depan kuliner yang dinamis dan berkelanjutan. Akan menampilkan para pembaharu lokal yang inspiratif, aktivis lingkungan, petani tangguh, organisasi pionir, platform ini menjadi wadah bagi para pemimpin perubahan dan inovator di dunia kuliner untuk membahas isu-isu besar dan gagasan baru.

Poster Ubud Food Festival 2025

Bersamaan dengan peluncuran tema, Festival juga meluncurkan ilustrasi resminya yang dibuat oleh Gusde Sidhi, illustrator asal Bali. Karya ini menjadi bentuk penghormatan Gusde terhadap keragaman kuliner Indonesia melalui simbolisme budaya yang terinspirasi dari estetika tradisional. Dengan motif yang kaya dan ilustrasi yang detail, karya seni ini merayakan keindahan kuliner Indonesia serta ikatan yang mengakar kuat antara makanan, tradisi, dan komunitas.

“Seperti poster vintage, karya ini menceritakan sebuah kisah—tentang cita rasa dan warisan kuliner sebagai identitas budaya,” ungkap Janet DeNeefe. “Di bagian tengahnya, berdiri sosok perempuan yang kuat, melambangkan peran penting perempuan dalam menjaga dan mewariskan tradisi kuliner. Dikelilingi oleh hidangan-hidangan ikonik Indonesia yang mewakili cita rasa lintas generasi. Keterkaitan mendalam antara makanan dan warisan inilah yang menjadi jiwa dari Festival 2025 kami, dan kami tak sabar untuk mengajak Anda menyelami kekayaan sejarah di balik setiap sajian.”

Foto: Ubud Food Festival 2024.
Foto: Ubud Food Festival 2024.
Foto: Ubud Food Festival 2024.
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here