More

    Mahasiswa UPH Tiffney Tyara Setyoko Raih Juara 1 Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Nasional 2026

    Tantangan di Panggung Nasional

    Babak nasional PILMAPRES menghadirkan tantangan yang lebih kompleks. Selain capaian unggulan dan gagasan kreatif, peserta diuji melalui presentasi, wawancara, wawasan, kemampuan komunikasi, dan Bahasa Inggris di hadapan dewan juri yang terdiri dari profesor, praktisi, dan akademisi.

    “Persiapannya cukup panjang dan intensif. Saya banyak berlatih untuk mematangkan gagasan, menyusun presentasi, mengantisipasi berbagai pertanyaan juri, serta memperdalam materi untuk sesi wawancara dan Bahasa Inggris. Saya juga belajar menyampaikan ide dengan lebih terstruktur dan menghubungkannya dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Tiffney.

    - Advertisement -

    Pengalaman meraih Juara Terbaik 1 PILMAPRES Tingkat Wilayah LLDIKTI III 2026 menjadi bekal penting bagi Tiffney. Persiapan kemudian dimatangkan melalui pendampingan dosen Fakultas Kedokteran UPH, terutama dalam memperkuat substansi gagasan, strategi presentasi, dan kemampuan mempertahankan argumentasi di hadapan juri.

    Smart Febrile Patch, Inovasi untuk Skrining Dini Penyakit Infeksi

    Dalam PILMAPRES 2026, Tiffney membawa gagasan Smart Febrile Patch, sebuah wearable sensor non-invasif berbasis keringat untuk membantu skrining dini tingkat keparahan penyakit infeksi berbasis demam. Gagasan ini berangkat dari kondisi demam yang kerap menjadi gejala awal infeksi, sementara masyarakat belum memiliki parameter objektif yang mudah digunakan untuk menilai tingkat keparahan kondisi.

    “Demam sering menjadi gejala awal infeksi, tetapi masyarakat belum memiliki parameter objektif untuk menentukan apakah kondisinya masih aman atau sudah memasuki fase kritis. Karena itu, saya mengembangkan patch yang mengukur biomarker fisiologis sebagai indikator untuk membantu melihat respons inflamasi dan kondisi fisiologis tubuh,” jelas Tiffney.

    Gagasan tersebut dikembangkan dengan mempertimbangkan kondisi di Kabupaten Tangerang, yang pada Juni 2025 mencatat 56 persen kasus penyakit infeksi berstatus suspek. Melalui inovasi ini, Tiffney berharap masyarakat dapat memperoleh informasi awal yang lebih objektif sehingga keputusan untuk mencari pertolongan medis dapat dilakukan lebih cepat dan tepat, sekaligus membantu mengurangi risiko keterlambatan penanganan dan penggunaan antibiotik yang tidak rasional. 

    Jejak Prestasi, Riset, dan Publikasi

    Bersambung ke halaman selanjutnya –>

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here