More

    OPINI

    Indonesia vs Uni Eropa: Keberanian Membatasi Ekspor demi Kedaulatan Ekonomi

    Sejak awal 2020, Indonesia resmi menghentikan ekspor bijih nikel mentah ke luar negeri. Langkah ini bukan tanpa alasan: pemerintah ingin meningkatkan nilai tambah sumber daya alam melalui hilirisasi industri—mengolah bahan mentah di dalam negeri sebelum dijual ke pasar global. Namun, kebijakan ini langsung memicu ketegangan dengan Uni Eropa, salah satu konsumen utama nikel dunia. Tak lama, Indonesia digugat ke World Trade Organization (WTO), dan kalah. Tapi apa benar Indonesia salah?

    Persatuan Umat Islam: Solusi Hakiki bagi Pembebasan Palestina

    Palestina adalah luka terbuka yang belum sembuh di tubuh umat Islam. Sejak tahun 1948, pendirian entitas ilegal bernama "Israel" telah mengakibatkan penderitaan panjang rakyat Palestina—pengusiran massal, pembantaian, penghinaan terhadap tempat-tempat suci, dan blokade brutal terhadap Gaza. Namun, yang lebih menyakitkan daripada kekejaman musuh adalah keheningan dan perpecahan di kalangan umat Islam sendiri.

    Dari Bandung: Topi Jerami untuk Gaza

    Tiba-tiba mata saya menatap pemandangan tak biasa. Seorang gadis muda bergaya urban dengan topi putih, dengan kaos bertuliskan “Hiphop against genocide.” Di sebelahnya ada seorang akhwat bercadar dan berjilbab lebar dengan motif kefiyeh. Seperti dua perempuan dari dunia berbeda.  Tapi, mereka berjalan beriringan tanpa canggung. 

    Analisis Kritis atas Narasi Pre-Emptive Strike Israel

    Kita perlu bertanya: mengapa masih ada akademisi atau pengamat Indonesia yang mendukung narasi Netanyahu? Apakah mereka benar-benar percaya pada objektivitas pernyataan tersebut, ataukah mereka tidak menyadari adanya perang narasi global?

    Saatnya Tiba: Kontra-Hegemoni Perang Global Melawan Teror Para Neokonservatif dan Zionis

    Pemikiran neokonservatif pasca Perang Dingin mengadopsi pendekatan agresif dalam menjustifikasi campur tangan militer global; wacana ini diadopsi dalam “Perang Melawan Teror” pasca 9/11.  Heike Schotten menyoroti bagaimana propaganda Zionis ikut membentuk kampanye global, di mana penggunaan kata “terorisme” sering dikaitkan dengan narasi pembelaan Israel dan meminggirkan suara Palestina.

    Dari Haji ke Palestina: Membangun Kesadaran Umat Menolak Diam atas Tragedi Kemanusiaan

    Di saat jutaan umat Muslim mengenakan kain ihram putih menuju Mekkah, sebagai simbol kesucian dan totalitas penghambaan kepada Allah, ribuan jasad anak-anak Gaza justru dibungkus kain kafan putih akibat kebiadaban perang yang tak kunjung usai. Dua pemandangan yang secara lahiriah serupa — pakaian putih, lautan manusia, tangisan, dan takbir — namun memiliki makna yang sangat berbeda.

    Musim Tanpa Gandum, Malam Tanpa Api

    Di tanah yang dulu tumbuh zaitun dan gandum, kini musim tak lagi datang. Tak ada panen. Tak ada musim. Hanya reruntuhan, bara, dan langit yang muram. Di Gaza, musim-musim bukan lagi ditentukan oleh matahari atau hujan, tapi oleh blokade.

    KABAR LAINYA