More

    Sekira 15 Mahasiswa Diciduk Saat Demo Istana

    Ahmad Fauzan

    Lebih dari 15 mahasiswa diciduk polisi, ketika tengah melakukan aksi demonstrasi di depan Istana Negara, Jakarta, Jumat (28/10). FOTO : AHMAD FAUZAN

    JAKARTA, KabarKampus- Lebih dari 15 mahasiswa diciduk polisi, ketika tengah melakukan aksi demonstrasi di depan Istana Negara, Jakarta, Jumat (28/10). Sekira 2000 massa menutup seluruh Jalan Merdeka Barat hingga pukul 19.00 WIB.

    Baru sekitar beberapa menit menggelar aksi, pihak kepolisian langsung bertindak. Tanpa ba bi bu, pemegang toa langsung diamankan paksa oleh polisi. Bentrokan pun tak dapat dielakkan.

    - Advertisement -

    Beberapa mahasiswa babak belur akibat tarik paksa dan pukulan, serta tendangan polisi.

    Jati, mahasiswa Setia Negara mengatakan, baru beberapa menit berada di depan istana polisi sudah melakukan tindakan represif. Menurut Jati pihak kepolisian tidak sabar padahal kami membawa seribu warga korban sutet, artinya tidak mungkin melakukan provokasi.

    “Polisi yang seharusnya mengamankan dan mentertibkan justru memprovokasi dan menangkap masa aksi,” ungkap Jati.

    Sementara itu ditempat yang tak jauh dari bentrokan, sekitar 50 aktivis PPMI, Jakarta, juga terlihat baku hantam dengan polisi. Barisan mahasiswa yang sebelumnya tersusun rapi menjadi porak poranda di bubarkan polisi. Mahasiswa dipukuli dan diciduk ke dalam mobil polisi.

    Aksi mahasiswa ini menurut Jati menuntut SBY-Boudiono turun. “Kegagalan mereka tidak bisa ditolerir lagi.”

    Menurut Ikhwan mahasiswa Pariwisata UI, aksi ini merupakan aksi pemuda bersatu yang akan menumpas rezim penindas rakyat. “Dahulu sumpah pemuda 1928 yang kita lawan adalah rezim penjajah, sekarang yang kita lawan adalah pemimpin bangsa sendiri.”

    “Kami berkumpul di sini untuk kemajuan Indonesia yang lebih baik,” kata Ikhwan.

    Aksi yang terdiri dari mahasiswa UBK, USNI, UKI, UMT, UPI-YAI, UIN Jakarta, BSI, Univ. Azzahra, UMJ, UNPAM, Univ Al Azhar, UI,

    Trisakti, dan warga korban sutet dari Cianjur dan Bogor ini akhirnya membubarkan diri karena hujan deras.

    Sebelumnya polisi mengancam membubarkan paksa bila demonstran tidak segera membubarkan diri. Mahasiswa yang ditangkap dimasukkan ke dalam mobil dan diproses pihak kepolisian.[]

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here