More
    Home KREASI SENI BUDAYA Kado Puisi Buat Anwar Ibrahim

    Kado Puisi Buat Anwar Ibrahim

    Ahmad Fauzan

    Taufik Ismail membacakan puisi yang dipersembahkan untuk mantan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, (30/01). FOTO : AHMAD FAUZAN

    JAKARTA, KabarKampus – Penyair Indonesia, Taufik Ismail memberikan kado puisi untuk mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Senin, (30/01). Ia mempersembahkan puisi untuk sahabatnya tersebut sebelum Anwar Ibrahim membacakan pidato kebudayaan  bertajuk Kepemimpinan dalam Era Perubahan Ekonomi dan Politik.

    Taufik menyampaikan rasa syukur terhadap bebasnya Anwar Ibrahim atas tuduhan Sodomi. “Sangat tinggi rasa syukur kami Adinda telah bebas,” kata Taufik.

    Ia mengenang saat bertemu Anwar Ibrahim 20 tahun lalu, kala itu Wakil Perdana Menteri Malaysia itu datang ke Pekalongan, bersua di Jakarta, Kuala Lumpur, dan seterusnya.

    Dokter Hewan alumnus IPB itu mengantakan, ia selalu mendoakan Anwar Ibrahim selama berada dalam penjara. Taufik mengetahui bahwa Anwar menyukai puisi, ia membacakan lima puisi yang dipersembahkan untuk sohibnya tersebut. Puisi itu antara lain :

    Tiga Kali Potong. “Di Republik Rakyat Tiongkok, koruptor dipotong kepala. Di Arab Saudi, koruptor dipotong tangan. Di Indonesia koruptor, dipotong masa tahanan”.

    Dua Kali Mundur. “Di Jepang menteri merasa bersalah, memang mundur. Di Indonesia menteri jelas salah, pantang Mundur”.

    Satu Kali Membela (dialog anak muda yang demo). “Kalian membela yang bayar. Kami membela yang benar”.

    Taufik Kemudian mengucapakan selamat datang di Indonesia kepada Anwar Ibrahim, “beri kami kebijakan dan pencerahan,” katanya.

    Anwar Ibrahim pun mengungkapkan suka citanya kembali di Indonesia, ia mengatakan lega atas vonis bebasnya itu, “Ini mungkin karena kekuatan doa rakyat yang menyebabkan hakim itu memutuskan sebaliknya. Temasuk doa kanda Taufik Ismail,” kata Anwar.[]

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here