More

    Puluhan Pengurus PB HMI Mengundurkan Diri

    Ahmad Fauzan

    Aksi Aliansi Komisariat Seluruh Indoneisa mendesak mundur Ketua PB HMI Noer Fajrieanyah di Komisariat PB HMI, Jakarta, Selasa, (31/01). FOTO : AHMAD FAUZAN

    JAKARTA, KabarKampus – Puluhan Pengurus PB HMI mengundurkan diri usai Pleno II PB HMI yang digelar di  kepulauan seribu, selasa (26/01). Seperti yang dilangsir di Independensia.com, setidaknya 35 orang menyatakan mundur dari PB HMI, tujuh diantaranya merupakan staf ketua, sementara sisanya berada di posisi Wasekjen dan Departemen PB HMI.

    Tujuh orang itu adalah Hamdan, (Ketua Bidang Pembinaan Anggota), Rijal Akbar Tanjung, (Ketua Bidang Pembinaan Aparat Organisasi), Malik Mustapa, (Kabid Pemberdayaan Umat), Kabid Amsori (Kabid Informasi dan Komunikasi), M. Arba Yanto (Kabid Hukum dan HAM), Agus Hilman (Kabid Partisipasi dan Pembangunan Nasional), Dwi Juliani (Kabid Perguruan Tinggi dan Kepemudaan).

    - Advertisement -

    Pengunduran diri tersebut karena mosi tidak percaya kepada Ketua PB HMI Noer Fajrieanyah. “Kami menyatakan mundur dari PB HMI, karena kepemimpinan Fajri sudah tidak bisa diharapkan lagi dapat memperbaiki HMI. Justru bisa merusak HMI lebih jauh,” kata Kabid Hukum dan HAM, M. Arbayanto. (Independensia.com)

    Direktur Badan Koordinasi Nasional Lembaga Hukum Mahasiswa PB HMI, Tony Hasibuan mengatakan sampai saat ini belum ada jumlah pasti terkait  pengurus besar HMI yang mengundurkan diri, karena sampai saat ini belum ada surat pengunduran diri dari pihak pihak tersebut yang masuk ke PB HMI maupun ke ketua langsung.

    Menurut Tony,  kenyataannya pleno 2 PB HMI yang dihadiri 20 Badko se-Indonesia, lembaga khusus, serta Pengurus Besar HMI berjalan dengan lancar tanpa ada satu pun yang dilewatkan seperti yang tercantum dalam konstitusi HMI.

    “Pengurus yang mengundurkan diri tersebut itu persoalan aspirasi pengurus yang dialektikanya mereka tidak mampu salurkan melalui mekanisme organisasi,” kata Tony Hasibuan saat dihubungi KabarKampus, Rabu, (01/02).[]

    - Advertisement -

    2 COMMENTS

    1. Pleno aja di Kepulauan Seribu..duit dari mana tuh?!
      Organisasi yg suka berkoar anti korupsi tapi malah jadi tempat sarangnya bibit Koruptor Besar!
      MALING TERIAK MALING!
      MATI AJA LU ORGANISASI TAK BERGUNA!

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here