More

    Jurnalis Dipukul Di Depan Kampus Unipa

    Frino Bariarcianur

    MANOKWARI, Kabarkampus—Kembali aparat melakukan tindakan kekerasan terhadap jurnalis. Kali ini menimpa jurnalis Oktovianus Pogau yang bekerja di suarapapua.com.

    Peristiwa terjadi ketika Okto sedang melakukan tugas peliputan di depan kampus Universitas Negeri Papua (Unipa), Manokwari, Papua Barat, Selasa lalu (23/10/2012). Seorang aparat kepolisian dari Polres Manokwari mencekik Okto.

    - Advertisement -

    Tidak hanya mencekik, Okto juga mendapat satu pukulan keras hingga bibirnya berdarah.

    Polisi yang berpakaian preman meminta Okto untuk menunjukkan kartu pers. Namun ketika hendak menunjukkan tiba-tiba seorang anggota polisi berseragam lengkap datang, “Dia mencekik leher saya,” kata Okto dalam pernyataan tertulisnya kepada Kabarkampus.

    Selanjutnya datang tiga orang aparat berseragam. Mereka terus membentak Okto. “Mana kartu pers…..mana kartu..” Okto diintimidasi. Namun saat menunjukkan kartu pers, salah seorang Polisi malah melayangkan tinju ke arah muka Okto.

    Untunglah beberapa rekan jurnalis melihat kejadian. Langsung mencegah tindakan kekerasan aparat kepolisian. Setelah diberitahu barulah aparat kepolisian melepaskan Okto.

    Atas kekerasan yang menimpa Okto, organisasi jurnalis internasional Southeast Asian Press Alliance (SEAPA) mengecam tindakan aparat keamanan.

    Direktur Eksekutif SEAPA, Gayathry Venkiteswaran lewat pernyataan tertulisnya menyatakan,”Kami menyesalkan tindakan kekerasan yang dilakukan aparat terhadap jurnalis dan penanganan terhadap demonstrasi.”

    Oktovianus Pogau hadir di depan kampus Unipa untuk meliput aksi demonstrasi yang dilakukan oleh Komite Nasional Papua Barat (KNPB) wilayah Manokwari. Aksi demonstrasi KPNB tersebut untuk mendukung pertemuan yang akan dilakukan di London, Inggris, yang dipimpin langsung oleh Benny Wenda dan pimpinan IPWP Andrea Smith.

    Aksi akhirnya dibubarkan pihak Polres Manokwari.[]

     

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here