More

    Pemuda Asal Ambon Nekat Bertemu van Persie

    Ahmad Fauzan Sazli

    06 06 2013 Mario

    Marrio Lekatompessy. FOTO : AHMAD FAUZAN SAZLI

    - Advertisement -

    Demi cintanya kepada tim Oranje. Marrio Lekatompessy, pemuda asal Ambon, Maluku, datang ke Jakarta untuk menyaksikan pertandingan tim Belanda berlaga di Gelora Bung Karno, Jakarta. Marrio datang seorang diri dengan kapal laut sebulan yang lalu.

    Aksi pemuda kelahiran 1990 ini terbilang nekad. Pasalnya ia hanya membawa uang saku 1 juta rupiah, dengan harapan bisa bekerja sambil menunggu berlangsungnya pertandingan.

    “Saya sudah seperti berjudi ke Jakarta. Bawa uang seadanya dari Ibu saya,” kata Marrio Kepada KabarKampus di GBK Jakarta, Kamis, (06/06/2013).

    Marrio tiba di Jakarta sebulan yang lalu. Waktu yang dinanti-nantipun tiba. Sehari sebelum pertandingan, Marrio pun nekat mendatangi hotel Shangri La, tempat Arjen Robben dan kawan-kawannya menginap.

    Agar dapat masuk ke dalam Hotel, Marrio menggunakan taksi agar lebih mudah dan tak ditanya macam-macam oleh keamanan hotel. Ketika bertemu keamanan hotel, Marrio pun mengaku ingin bertemu dengan saudaranya asal Maluku.

    Selama setengah jam, Marrio hanya diam di toilet hotel. Ia tak tahu harus bagaimana untuk bisa bertemu para pemain idolanya itu. Pada saat itu, pemain Belada sedang makan siang di restoran hotel.

    Namun pucuk dicinta ulampun tiba, keinginan Marrio akhirnya terwujud. Arjen Robben, pemain Timnas Belanda yang juga pemain Bayern Muenchen muncul di toilet yang sama dengan Mario. Kesempatan itu pun dimanfaatkan Mario dengan meminta Robben menandatangin jersey Munchester United yang ia gunakan.

    Karena tim Belanda akan latihan di GBK. Marrio pun bergegas ke GBK untuk menyaksikan sesi latihan tim oranje tersebut. Sehabis magrib, ia pun menunggu di pintu masuk GBK. Saat pintu dibuka untuk iring-iringan bus tim Belanda, Marrio menyelinap bersama para jurnalis.

    Karena berada di dalam. Marrio bisa melihat Robin van Persie dari dekat dan memangil-manggil nama van Persie.

    “Van Persie iam from Maluku,” teriak Marrio.

    van Persie pun menengok ke arahnya. Kesempatan itu juga dimanfaatkan Marrio untuk meminta tanda tangan. Marrio pun mengakat jersey miliknya.

    Pemain depan MU tersebut kemudian menudukkan badannya dan menandatangin jersey MU yang dipakai Marrio.

    “Terima kasih Tuhan,” kata Marrio.

    Sore ini Marrio bersiap untuk menontotn tim Belanda melawan Timnas Garuda di Gelora Bung Karno. Marrio berharap sore ini ia juga bisa mendapat keberuntungan-keberuntungan seperti sebelumnya saat menonton pertandingan nanti.

    Pemuda lulusan SMA di Ambon ini tak hanya beruntung bisa bertemu dan menyaksikan langsung bintang sepak bola kesayangannya. Seminggu yang lalu, setelah menganggur dua minggu di Jakarta. Mario mendapatkan pekerjaan di perusahaan asuransi di Jakarta.

    “Ternyata Tuhan kasih saya jalan yang Indah-indah. Saya mendapatkan dua keberuntungan, betemu pemain Belanda dan mendapatkan kerja di Jakarta,” terang Marrio.

    Dalam pertandingan nanti sore, Marrio meramalkan skor 3 : 0 untuk Belanda.[]

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here