More

    Video Mahasiswa UI #TolakAhok, Bikin Netizen Saling Caci Maki

    Mahasiswa UI tolak Ahok sebagai Gubernur Jakarta.
    Mahasiswa UI tolak Ahok sebagai Gubernur Jakarta.

    JAKARTA, KabarKampus – Video seorang mahasiswa Universitas Indonesia di Youtube yang berisi penolakan terhadap Ahok sebagai Gubernur Jakarta mendapat banyak perhatian dari netizen. Ada yang mengecam dan ada juga yang mendukung.

    Video yang berdurasi 1.37 menit tersebut diunggah oleh Gema Pembebasan pada hari Sabtu, (03/09/2016). Dan saat ini telah ditonton oleh lebih dari 5000 netizen.

    Isi video yang diunggah adalah ajakan dari seorang mahasiswa bernama Boby Febri Krisdiyanto, mahasiswa Program Master Ilmu Keperawatan UI untuk tidak memilih Ahok sebagai pemimpin Jakarta.

    - Advertisement -

    “Assalamualaikum WR WB, Perkenalkan nama saya Boby Febrik Sedianto, Aktivis Mahasiswa Pembebasan UI. Dengan ini saya menghimbau kepada masyarakat Jakarta, tidak memilih Ahok sebagai pemimpin mereka. Seperti kita ketahui dalam Surat Al- Maidah, Allah mengancam bagi siapa saja yang memilih pemimpiin orang kafir dia termasuk orang orang yang dzolim,” kata Boby dalam video tersebut.

    Selanjutnya, Boby mengatakan, Ahok bukan hanya kafir, dia juga mendzolimi masyarakat. Lihat sepak terjang Ahok memimimpin jakarta, dia tidak becus mengatasi kemiskinan dan pengangguran di Jakarta yang angkanya melambung tinggi yang menyebabkan kriminalitas di mana-mana.

    “Tidak hanya itu masih ingatkah, sodara-sodara tentang kasus Rumah Sakit Sumber Waras, reklamasi di Ujung Batang yang hingga kini menjadi misteri. Oleh karena itu, saya Boby mahasiswa gema pembbasan UI, menghimbau untuk tidak memilih pemimpin ahok dan menggantinya menjadi sistem  syariah dan khilafah.

    Video ini menjadi polemik, bukan hanya karena menolak Ahok karena kafir saja, namun ungkapan tersebut di sampaikannya dengan menggunakan almater universitas Indonesia di depan Gedung Rektorat UI.

    “Sebagai Alumni UI, saya malu mengetahui ada mahasiswa UI seperti ini… Saya mohon UI selidiki mahasiswa ini karena telah mengkait2kan UI ke dalam politik praktis,” kata benjosh74 mengimentari video.

    Selanjutnya adalah Ryan Dewan. “Sebagai mahasiswa saya malu ada gerakan seperti ini yang pakai nama ui,” katanya.

    Namun tidak hanya kecaman, ada juga dukungan dari netizen terhadap video Boby ini. Salah satunya datang dari Beni Desrizal yang membandingkan video Boby dengan lab psikologi UI sebagai konsultan politik Ahok yang dianggapnya juga tidak independen.

    “Dengan ini elu malu g gan ?http://megapolitan.kompas.com/read/2016/08/01/14070691/survei.lab.psikologi.politik.ui.yusril.tokoh.yang.paling.tak.direkomendasikan.jadi.gubernur.dki,” tulis Beni.

    Kemudian adalah Deby Ayu.  “Yg independen UI… tp namanya  mahasiswa harus ideologis….hari gini klo sibuk kuliah doank gak akan bikin peka….mahasiswa islam jelas beda..,” ungkapnya.

    Komentar netizen tidak hanya sebatas pro dan kontra. Namun juga sudah sampai kepada caci maki saling menghina antar netizen.

    Sebenarnya ajakan tidak memilih ahok, karena persoalan agama tersebut telah diunggah oleh sejumlah mahasiswa dari Gema Pembebasan lainnya di You Tube. Sama seperti Boby, para mahasiswa tersebut juga menggunakan latar belakang kampus masing-masing dan juga menggunakan jaket almamater, seperti kampus UNJ dan kampus PNJ.[]

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here