More

    Deretan Rektor Perguruan Tinggi yang Positif Virus Covid-19

    Penyebaran virus Corona Covid-19 di Indonesia terus meningkat setiap harinya. Data terakhir, Senin, (21/09/2020), orang yang terinsfeksi virus Covid-19 jumlahnya mencapai 248.852 orang.

    Penyebaran virus ini tak terkecuali dialami juga oleh pejabat Perguruan Tinggi. Meski tidak ada kegiatan belajar-mengajar di kampus dan digantikan dengan kuliah daring atau online, sejumlah rektor Perguruan Tinggi dianyatakan positif virus Covid-19.

    Siapa sajakah para rektor tersebut? Berikut lima rektor yang terinfeksi virus Covid-19.

    - Advertisement -

    Rektor IPB

    Arif Satria, Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) mengumumlan dirinya positif Covid-19 pada hari Sabtu, (19/09/2020). Ia mengaku positif setelah menjalani swab secara mandiri pada hari sebelumnya.

    Rektor IPB ini mengaku, sebelum dinyatakan positif, ia beberapa kali menerima tamu dan mengikuti sejumlah acara. Namun menurutnya, kegiatan yang ia ikuti tersebutsudah mengikuti protokol kesehatan dan tidak pernah keluar Jabodetabek.

    Meski dinyatakan positif, kondisi fisik Rektor IPB dalam keadaan baik. Dan saat ini telah menjalani isolasi secara mandiri.

    Rektor Unmul

    Prof Masjaya Rektor Universitas Mulawarman (Unmul) dinyatakan terinsfeksi virus Covid-19 pada hari Rabu, (16/09/2020). Ia diduga terpapar istrinya dr Padilah Mante Runa, yang juga merupakan kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kaltim sudah lebih dulu dinyatakan positif Covid-19.

    Dilansir dari Sketsa Unmul, setelah dinyatakan positif, Prof Masjaya melakukan isolasi mandiri di rumahnya. Ia tetap menjalankan aktivitas WFH dari rumahnya.

    Meski Rektor Unmul telah terjangkit Covid-19, pelayanan kampus tetap berjalan. Namun Sebagian karyawan menjalankan pekerjaan dari rumah

    Rektor USU

    Runtung Sitepu, Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) dinyatakan dinyatakan positif virus Corona Covid-19 pada hari Sabtu, (10/07/2020). Ia dinyatakan positif bersama dengan Rosmayanti, Wakil Rektor I USU.

    Test swap kepada keduanya dilakukan pada hari Jumat, (10/07/2020). Meski positif kondisi kesehatan keduanya cukup baik alias tanpa gejala.

    Setelah dinyatakan positif Rektor melakukan isolasi secara mandiri selama 14 hari. Kemudian setelah menjalanis isolasi selama 14 hari, pada tanggal (25/07/2020), ia dinyatakan sembuh.

    Sebelum dinyatakan positif Covid-19, Rektor sempat melakukan peninjauan pelaksanaan UTBK-SBMPTN 2020 di Universitas Sumatera Utara, Minggu (05/07/2020). Kemudian Rektor juga mengunjungi, Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara (RS USU) dalam kegiatan rapid test massal gratis. Kegiatan bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang terseut dilaksanakan di pelataran Masjid Firdaus Simpang Jodoh Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang, Selasa (07/07/2020).

    Rektor UIR

    Prof Syafrinaldi, Rektor Universitas Islam Riau (UIR) bersama istrinya dinyatakan terpapar virus Covid-19. Ia dinyatakan terinsfeksi Covid-19 setelah menjalanis tes Swap di RS Eka Hospita, Pekan Baru RIau, Selasa, (01/09/2020). Namun karena ia tidak mengalami gejala serius, Rektor UIR melakukan isolasi mandiri di rumah.

    Dilansir dari Riau Online sebelum dinyatakan positif, Prof Syafrinaldi mengaku tidak melakukan perjalanan ke luar Riau. Ia juga tidak melakukan perjalanan ke luar kota selama beberapa hari belakangan.   

    Rektor IAIN Bengkulu

    Prof Dr Sirajuddin M M.Ag MH, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu dinyatakan positif Covid-19 pada hari Rabu pagi, (29/07/2020). Ia pun kemudian dirawat di RSUD Bengkulu dengan kondisi batuk, sesak nafas, dan dipasang oksigen.

    Kemudian setelah beberapa pekan dirawat di rumah sakit, Prof Sirajuddin dinyatakan sembuh. Ia dinyatakan sembuh berdasarkan hasil swab test oleh laboratorium rujukan Covid-19 RSUD M Yunus Bengkulu, di mana hasil terbarunya negatif Covid-19.

    Sempat dinyatakan positif Covid-19, akhirnya Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu dinyatakan sembuh dari Covid-19. Berdasarkan hasil swab test oleh laboratorium rujukan Covid-19 RSUD M Yunus Bengkulu, hasilnya negatif Covid-19.[]

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here