More

    UNHAS Jembatani Dunia Pendidikan, Industri, dan Kebijakan Publik Melalui Kolaborasi

    Gedung Rektorat UNHAS. (Foto: unhas.ac.id)

    MAKASSAR, KabarKampus – Universitas Hasanuddin (Unhas) menjembatani dunia pendidikan, industri, dan kebijakan publik melalui berbagai kolaborasi strategis, mulai dari kegiatan rekrutmen kerja hingga pengembangan program berbasis sains untuk menghadapi tantangan perubahan iklim.

    Salah satu bentuk nyata sinergi dengan dunia industri ditunjukkan melalui kegiatan campus hiring yang kembali digelar bersama Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Aula LPMPP Unhas, Kamis (9/4). Kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta yang menjalani tahap awal seleksi berupa wawancara.

    Campus hiring sendiri merupakan proses rekrutmen yang dilakukan perusahaan langsung di lingkungan perguruan tinggi. Melalui skema ini, perusahaan dapat menjaring talenta muda yang sesuai dengan kebutuhan industri secara lebih efisien, sekaligus membangun citra perusahaan di kalangan mahasiswa sejak dini. 

    - Advertisement -

    Di sisi lain, kampus memperole manfaat dalam meningkatkan daya serap lulusan serta memperkuat keterkaitan antara dunia akademik dan dunia kerja. Dalam pelaksanaannya, IMIP membuka peluang kerja untuk perusahaan mitra yang beroperasi di kawasan industri, yakni CNGR Advanced Material Co., Ltd.

    Perusahaan global tersebut bergerak di bidang produksi material baterai, khususnya untuk kendaraan listrik, yang saat ini menjadi bagian penting dalam pengembangan industri energi masa depan di Indonesia. 

    Kepala Seksi Penunjang Pendidikan dan Pembinaan Karir Mahasiswa Unhas, Sapril, menyampaikan bahwa kerja sama antara Career Center Unhas dan IMIP telah terjalin cukup lama, terutama dalam mendukung penyerapan lulusan ke dunia kerja. “Kami berharap kerja sama ini dapat terus terjalin dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak,” kata Sapril seperti dikutip dari Pelakita.

    Sementara itu, perwakilan IMIP, Andi Panaungi, mengungkapkan bahwa kebutuhan tenaga kerja di kawasan industri tersebut terus meningkat. “Hingga saat ini, terdapat sekitar 3.625 orang yang sedang mengikuti proses rekrutmen di IMIP untuk berbagai posisi yang tersedia,” jelas Andi Panaungi.

    Bersambung ke halaman selanjutnya –>

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here