More

    Gempa NTT Berdampak ke Pendidikan, 5.000 Mahasiswa Dapat Pembebasan UKT

    Kondisi di Lapangan Masih Berat

    Di Kabupaten Manggarai, dampak gempa tercatat cukup besar. Bupati Manggarai Herybertus Geradus Laju Nabit melaporkan terdapat 45 korban jiwa serta sekitar 50.000 pengungsi. Dari jumlah tersebut, sekitar 7.600 orang termasuk kelompok rentan.

    Kerusakan fasilitas kesehatan turut menjadi persoalan serius. Sejumlah fasilitas layanan kesehatan mengalami kerusakan sehingga penanganan masyarakat terdampak menghadapi tantangan besar. “Seluruh puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat, red) dan mayoritas rumah sakit hancur, kami mencoba memahami apa yang sedang terjadi dan harus mulai dari mana,” tuturnya.

    - Advertisement -

    Situasi tersebut menunjukkan bahwa pemulihan pascabencana membutuhkan waktu dan melibatkan banyak sektor, termasuk pendidikan. Di tengah kondisi tersebut, perguruan tinggi tidak hanya menunggu bantuan pemerintah. Sejumlah kampus di NTT maupun luar daerah ikut mengerahkan mahasiswa, tenaga medis, relawan, hingga tim pengabdian masyarakat.

    Keterlibatan perguruan tinggi menjadi salah satu perhatian dalam dialog Menteri Brian Yuliarto bersama sivitas akademika sejumlah kampus yang terlibat dalam penanganan bencana di NTT. Pertemuan tersebut digunakan untuk menghimpun informasi langsung mengenai kebutuhan masyarakat, mulai dari pelayanan kesehatan, air bersih, sanitasi, distribusi bantuan, sampai dukungan psikologis dan pemulihan pendidikan.

    Universitas Nusa Cendana (Undana), misalnya, mengerahkan tim medis dan mahasiswa KKN Tematik untuk melakukan asesmen sekaligus mendampingi masyarakat di sejumlah wilayah terdampak. Tim tersebut juga menyalurkan bantuan logistik serta memberikan pelayanan kesehatan.

    Mahasiswa Universitas Mataram turut terlibat dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Selain membantu menyediakan air bersih, mereka membersihkan rumah warga, membuat fasilitas sanitasi darurat, dan membantu operasional dapur umum. Sementara itu, Universitas Airlangga mengirimkan tim medis spesialis bedah ortopedi bersama Rumah Sakit Kapal Ksatria Airlangga ke Manggarai Timur. 

    Setelah melakukan asesmen, tim tersebut menyiapkan dukungan lanjutan yang mencakup aspek kesehatan, pendidikan, kebutuhan dasar, dan psikososial. Di Manggarai Barat, mahasiswa Politeknik eLBajo Commodus melaporkan kebutuhan masyarakat masih meliputi air, listrik, logistik, serta material untuk memperbaiki rumah yang rusak. Mereka juga menyoroti pentingnya pemerataan distribusi bantuan agar seluruh wilayah terdampak mendapatkan perhatian.

    Bantuan Kampus Menjangkau Berbagai Wilayah

    Bersambung ke halaman selanjutnya –>

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here