Pendidikan Tetap Harus Berjalan
Gempa NTT menunjukkan bahwa bencana dapat memberikan dampak panjang terhadap kehidupan mahasiswa. Ketika keluarga harus memikirkan tempat tinggal, pekerjaan, kesehatan, dan kebutuhan sehari-hari, biaya pendidikan dapat menjadi beban tambahan.
Oleh karena itu, pembebasan UKT bagi 5.000 mahasiswa menjadi salah satu langkah untuk memastikan bencana tidak sekaligus memutus perjalanan pendidikan mereka. Di sisi lain, keterlibatan berbagai perguruan tinggi memperlihatkan bahwa fungsi kampus tidak berhenti pada ruang kelas.
Pengetahuan, tenaga ahli, mahasiswa, fasilitas, serta jejaring perguruan tinggi dapat menjadi bagian dari respons terhadap persoalan masyarakat. Pemulihan NTT tentu tidak selesai hanya dengan penyaluran bantuan. Proses tersebut membutuhkan pendataan yang akurat, koordinasi lintas lembaga, serta pendampingan berkelanjutan.
Di tengah bencana, menjaga pendidikan tetap berjalan menjadi bagian penting dari upaya membangun kembali kehidupan masyarakat. Sebab, ketika kondisi mulai pulih, mahasiswa dan generasi muda yang hari ini tetap dapat melanjutkan pendidikan juga akan menjadi bagian dari kekuatan yang membantu daerahnya bangkit kembali.






