
PURWOKERTO, KabarKampus – Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kualitas pendidikan melalui pengembangan jejaring internasional dan penguatan pendidikan karakter. Dua agenda strategis tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Student Mobility Program ke Malaysia serta Seminar Nasional Pendidikan Karakter yang melibatkan sivitas akademika dan masyarakat luas.
Melalui Biro Kerjasama dan Urusan Internasional (BKUI), UMP mengirimkan sembilan mahasiswa untuk mengikuti Student Mobility Program di INTI International University, Malaysia. Program ini dirancang sebagai sarana pembelajaran global yang memungkinkan mahasiswa merasakan langsung atmosfer akademik internasional sekaligus membuka peluang kolaborasi lintas negara.
Wakil Rektor I UMP, Assoc. Prof. Saefurrohman, Ph.D, menegaskan bahwa program mobilitas mahasiswa ini memiliki manfaat akademik yang konkret, tidak sekadar pertukaran pengalaman belajar. “Dari universitas selain kalian sudah dikonversi SKSnya, nanti bisa didiskusikan potensi tugas akhir yang bisa di kerjakan di sana”, ujarnya seperti dikutip dari situs resmi.
Ia juga menambahkan bahwa mahasiswa dari bidang tertentu, seperti Farmasi, memiliki kesempatan lebih luas untuk terlibat dalam aktivitas riset selama mengikuti program. “Mahasiswa Farmasi nanti bisa mengamati penelitian obat-obatan yang ada di sana, misalnya melalui kerja sama dengan dua atau tiga apotek,” tambahnya.
Program ini disambut antusias oleh para peserta. Zaidaan, mahasiswa Fakultas Farmasi UMP angkatan 2024, menyebut pengalaman mengikuti Student Mobility Program sebagai kesempatan berharga untuk mengembangkan wawasan akademik di tingkat internasional.
“Student Mobility Program ke INTI University Malaysia, menurut saya ini pengalaman yang sangat berharga karena bisa menambah pengalaman kami di kancah internasional dan juga menambah wawasan akademik”, tuturnya.
Ia berharap pengalaman tersebut dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan institusi. “InsyaaAllah pengalaman yang kami dapatkan bisa kami berikan kembali kepada UMP agar menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya.
Kepala BKUI UMP, Condro Nur Alim, Ph.D, menilai program mobilitas mahasiswa sebagai ruang belajar nyata yang melengkapi pembelajaran di dalam kelas. “Mahasiswa bisa melihat bagaimana sistem, budaya akademik, dan peluang kolaborasi dijalankan di kampus mitra. Ini pengalaman penting yang tidak didapat di kelas,” ujarnya.
Bersambung ke halaman selanjutnya –>






