More
    HomeUTAMAINTERNASIONAL

    INTERNASIONAL

    Aktivis Pro Palestina Hadang Menteri Israel di AS

    Itamar Ben-Gvir langsung menuai reaksi keras dari kelompok pro-Palestina dalam kunjungan pertamanya ke AS karena sikap garis kerasnya terhadap perang di Gaza. Juga advokasinya untuk meningkatkan pemukiman ilegal Israel di Tepi Barat dan pandangan rasisnya terhadap warga Palestina.

    Ditekan Trump, Harvard Terpaksa Jual Ekuitas Swasta

    Universitas Harvard berencana untuk menjual bursa ekuitas swasta sebesar 1 miliar dollar Amerika Serikat (AS). Rencana ini akibat dari persoalan keuangan dan tekanan administrasi pemerintahan Donald Trump. Situasi ini diperparah dengan pasar yang lamban sehingga pengembalian aset tidak likuid. 

    Israel Serang Sekolah Pengungsian Gaza

    Serangan Israel di sebuah sekolah pengungsian al-Tuffah di Kota Gaza menewaskan setidaknya 10 orang, termasuk seorang anak yang tewas terbakar, Rabu (23/4) saat warga mengungsi di lokasi tersebut. Tim Pertahanan Sipil Palestina menyatakan korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan.

    Cerita Kuliah di Amsterdam Belanda

    Bicara Belanda, tentu banyak cerita. Satu di antaranya adalah bagaimana kisah kemerdekaan Indonesia yang awalnya tidak diakui Belanda. Ketika Belanda hendak mengakui kedaulatan Indonesia, eee malah Indonesianya dipaksa menanggung hutang Belanda sebesar 4,5 M Gulden. Lucu bin Absurdnya, elit Indonesia saat itu malah mau menerima dan membayarnya dengan menyicil.

    Dunia Kampus Terbakar Nurani: Mahasiswa Bangkit, Pemerintah Bungkam

    Beberapa bulan terakhir, dunia kampus tidak lagi tenang. Di tengah keheningan diplomasi formal dan dinginnya ruang sidang PBB yang dipenuhi retorika tanpa tindakan, mahasiswa dari berbagai penjuru dunia justru memilih turun ke jalan. Mereka menduduki kampus, memblokade pintu universitas, bahkan mendeklarasikan zona-zona bebas penjajahan.

    Sungguh Jarang, Obama Kritik Pemerintah AS!

    "Harvard telah memberikan contoh dengan menolak upaya yang tidak sah dan kasar untuk membungkam kebebasan akademik, sambil mengambil langkah konkret agar seluruh mahasiswa dapat merasakan lingkungan yang mendorong pencarian intelektual, perdebatan yang ketat, dan saling menghormati." Obama

    Ketika Mahasiswa dan Presiden Indonesia Hadapi Realitas Politik di Turkiye

    Tempat di mana Eropa dengan Asia bisa bersalaman. Disitulah Turkiye berdiri dengan anggun, penuh cerita, dan tak pernah kehilangan pesona. Negara ini bukan sekadar lintasan sejarah. Negara ini adalah panggung tempat peradaban besar saling bertemu dan meninggalkan jejak keindahan yang masih terasa hingga hari ini. 

    KABAR LAINYA