More

    Angelina Yofanka dan Arus Sungai Cikandang

    Frino Bariarcianur

    Arung jeram di sungai Cikandang, Kabupaten Garut tahun 2010. FOTO dokumentasi LILI NURIA

    Semua pecinta arung jeram tahu kalau arus sungai Cikandang di Kabupaten Garut bukanlah arus sembarangan. Arus ini tidak cocok bagi mereka yang baru belajar arung jeram.

    Sungai Cikandang juga Desa Sukamulya, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut punya pesona alam daerah Selatan Jawa Barat yang khas. Tanahnya berbukit-bukit ditumbuhi pepohonan yang rindang. Rata-rata hutannya selalu basah. Air sungainya pula selalu mengalir bagaikan waktu yang tak pernah berhenti berdetak.  Airnya selalu deras setiap kita memandangnya. Dihiasi dengan bebatuan besar dan alurnya pun berliku. Beberapa diantaranya curam. Sungai ini mengalir dari pegunungan sampai ke Selatan Kabupaten Garut menuju laut.

    - Advertisement -

    Panjang sungai mencapai kira-kira 28 Km dengan lebar sungai bervariasi antara 5 sampai 8 meter.

    Jika Anda pernah mengarungi sungai ini, tak hanya arusnya yang bikin hati bergetar. Tapi juga lansekap alamnya yang begitu memesona membuat berdebar. Tak salah kiranya, jika para mahasiswa pecinta arung jeram memasukkan sungai Cikandang sebagai salah satu sungai yang harus diarungi. Wajib.

    ***

    Angelina Yofanka FOTO Dokumentasi Keluarga Mahasiswa Pecinta Alam (KMPA) 'Ganesha' ITB

    Anak-anak muda tengah bersiap di bibir sungai. Berdoa untuk keselamatan. Ini bukan hanya soal petualangan semata tetapi juga soal cinta kepada alam yang begitu indah. Inilah arung jeram.

    Mereka terdiri dari unit kegiatan mahasiswa Keluarga Mahasiswa Pecinta Alam (KMPA) ‘Ganesha’ ITB, Mahasiswa Pecinta Alam Sekolah Tinggi Teknologi Garut (STTB Garut), UKM Pecinta Alam ‘GERHANA’ Fisip UNIGA, UKM Pecinta Alam ‘PALAWA’ UNPAD, beserta MAPALA ‘WANALA’ UNAIR dan ‘IMPALA’. Jumlahnya 56 orang.

    Satu diantaranya bernama Angelina Yofanka.

    Lima puluh enam orang itu benar-benar telah siap mengarungi Sungai Cikandang yang terkategori grade III – IV+ yang artinya lumayan berat.

    Sepuluh perahu karet kini sudah basah. Lalu pelan namun akhirnya melaju diantara bebatuan yang menyembul di sungai.

    Tapi beberapa waktu kemudian, perahu yang ditumpangi Fanka nyangkut diantara batu. Mereka berenam panik. Air mulai memasuki perahu. Arus sungai deras. Empat orang terlempar. Kejadiannya begitu cepat. Dua orang masih berusaha membalikkan perahu. Tiga orang terbawa arus utama, bergerak ke tepi sungai dan ditolong tim rescue.

    Tapi Fanka tak juga terlihat. Semua panik! Fankaa…!

    Hari itu, Minggu 5 Februari 2012, sekitar pukul 12.30, setelah tim terus mencari, akhirnya Angelina Yofanka dinyatakan hilang. Malamnya, Keluarga Mahasiswa Pecinta Alam (KMPA) ‘Ganesha’ ITB menghubungi orang tua Fanka.

    Tak banyak yang diucapkan. Selain harapan.

    ***

    Seperti tak mengenal istirahat, seperti Sungai Cikandang yang terus mengalir deras, tim Save and Rescue (SAR) yang terdiri dari berbagai instansi bergerak mencari Fanka. Pada tanggal 7 Februari 2012, ITB melalui Pembantu Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB Kadarsyah Suryadi di Gedung Rektorat ITB, Jalan Tamansari, Kota Bandung menyatakan bahwa benar mahasiswi Jurusan Teknik Kelautan angkatan 2009 bernama Angelina Yofanka masih dicari keberadaannya di sekitar Sungai Cikandang.

    ***

    Kejadiannya mengingatkan pada pengalaman sekelompok pecinta arung jeram yang pernah terhempas di Sungai Cikandang. Pengalaman itu terjadi pada 14 Februari 2010, sekitar pukul 11.00 WIB.

    Inilah cukilan kisah mereka yang ditulis di blog http://komengjgmanusia.wordpress.com/

    “Saya masih ingat ketika berjalan menyusuri tepian sungai dan melihat seseorang berpakaian lengkap arung jeram. Yang kemudian segera saya dekati. Yang kemudian segera dia berucap tentang tentang dua orang hanyut yang tidak bisa dia selamatkan. Yang mengaku dari Depok. Yang menyuruh saya untuk mencari bantuan. Mencari bantuan warga.

    Saya masih ingat ketika dengan susah payah melewati perbukitan terjal mencari jalan desa. Untuk mencari bapak tukang ojeg. Yang bisa mengantarkan saya menuju kantor kecamatan supaya bisa memberi tahu tentang apa yang sedang terjadi. Supaya bisa memberikan pengumuman kepada seluruh warga Kecamatan yang ada di sekitar Daerah Aliran Sungai bahwa ada dua orang yang hanyut dibawa ganasnya aliran sungai cikandang.”

    Mereka semua selamat.

    ***

    Energi air Sungai Cikandang terus mengalir, begitulah energi tim SAR yang mencari Angelina Yofanka. Mari berdoa untuk keselamatannya! []

     

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here