More

    Green Life, Harapan Masyarakat Masa Kini

    Dave Charlton
    Sebagai manusia yang hidup di zaman serba modern ini, tentunya kita dituntut untuk selalu melek dengan perkembangan zaman yang muncul di sekitar kita. Bahkan, kita juga diharuskan untuk mem-filter setiap kemajuan yang ada, karena belum tentu semuanya baik untuk kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

    Sementara itu, di tengah kemajuan teknologi yang semakin pesat, tingkat keramahan lingkungan di alam sekitar justru semakin memprihatinkan. Makin banyak orang yang menimbun sampah sesuka hati, menebang pohon sembarangan, ataupun membuat kegaduhan di jalan raya, khususnya pada masa kampanye jelang pemilu yang baru saja berlalu.

    Aksi ugal-ugalan serta mblayer yang mereka lakukan kerap mengganggu kenyamanan publik serta para pengguna jalan di jalan raya. Bahkan, suara mblayer para simpatisan parpol tersebut pernah mengalahkan suara adzan yang sedang berkumandang di suatu daerah. Sungguh mengenaskan!

    - Advertisement -

    Tidak hanya mengganggu pemandangan di jalan raya, suara bising knalpot terebut juga pastinya mengganggu keseimbangan lingkungan sekitar, karena asap yang ditimbulkan akan bergumul menjadi sebuah zat yang dapat merusak ekosistem lingkungan. Dengan masa kampanye yang berlangsung terus-menerus selama kurang lebih dua pekan di seluruh Indonesia, maka dipastikan seluruh Indonesia juga akan terkena dampak dari pergumulan asap mblayer itu tadi, yang tentunya sangat membahayakan keselamatan diri dan alam sekitar kita.

    Semua itu menunjukan betapa rendahnya kesadaran masyarakat terhadap keselamatan ekosistem lingkungan, padahal lingkungan ini kita sendiri yang mendiami, namun justru kita sendirilah yang merusaknya.

    Atas dasar itu, diperlukan kesadaran yang cukup tinggi dari setiap masyarakat, terutama dalam menanamkan kebiasaan cinta lingkungan. Sederhananya, mulailah dengan rajin merawat alam sekitar kita, seperti rutin menyiram tanaman di pekarangan rumah, membuang sampah di tempat sampah, atau menanam pohon buah tertentu di halaman rumah, serta rajin mengikuti kerja bakti yang diadakan oleh masyarakat sekitar. Itu saja sudah dinamakan “pola hidup sederhana” untuk dapat menyelamatkan lingkungan yang kita tempati ini.

    Akhir-akhir ini, telah banyak instansi atau perusahaan yang menggalakkan program “Green Life”, yaitu program penghijauan lingkungan demi kehidupan yang lebih baik. Acara-acara seperti penghijauan, penanaman 1000 pohon, pemungutan sampah di jalan, dll, adalah serangkaian program favorit yang biasa diselenggarakan oleh berbagai pihak untuk menyambut program ini sekaligus merintis terwujudnya lingkungan yang sehat dan bebas dari berbagai ancaman polusi udara dan lain sebagainya. Dan itulah yang memang harus disosialisasikan lebih banyak lagi oleh semua pihak (tidak hanya dari instansi tertentu), karena program “penghijauan” ini tidak hanya diperuntukkan bagi instansi tertentu, tapi juga berlaku bagi seluruh umat manusia di seluruh dunia!

    Karena dunia ini adalah tempat tinggal kita semua, maka kita wajib menjaganya mulai dari hal yang paling sederhana. Jika semuanya bisa saling mengingatkan dan mendukung satu sama lain, pastinya harapan akan terwujudnya “Green Life” alias hidup yang asri dan ‘hijau‘ akan dapat kita nikmati bersama di kemudian hari. []

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here